SOLOBALAPAN.COM - Nama Bimo Aryo Tejo, suami selebgram Siti Septi Ariyanti, atau yang dikenal sebagai Arie, mendadak viral usai terlibat dalam kasus dugaan perselingkuhan.
Arie mengungkapkan kekecewaannya di media sosial setelah menemukan video tak senonoh antara suaminya dan Maela Asila, seorang perempuan yang diduga sebagai selingkuhan Bimo.
Arie mengungkapkan bahwa saat dirinya melaksanakan ibadah umrah, Maela datang dari Suralaya, Cilegon, dan menginap di rumah mereka hingga tiga kali.
Dalam keterangannya, Arie mengatakan bahwa video tersebut bahkan dibuat di kamar tidur mereka.
“Selama aku umrah, perempuan itu datang dari Suralaya, Cilegon dan menginap hingga tiga kali di rumah kami. Bahkan, mereka membuat video tak senonoh di kamar kami,” tulisnya di akun Instagramnya @arie_rieyanthie.
Diketahui, selama menjalin hubungan 16 tahun lamanya mereka tak pernah menghadapi masalah serius dengan sang suami.
Bahkan Arie juga mengungkap kondisi "hubungan suami istri" yang selama ini baik-baik saja dan tak ada masalah.
Ternyata, justru saat Arie menjalankan ibadah umroh Bimo Ryo Tejo dan Maela Asila melakukan hubungan dewasa di ranjang Arie.
Adegan perselingkuhan ini dketahui oleh anak Arie dan Ia membagikan banyak chat perselingkuhan ayahnya.
"Kalau bukan karena Aa Anka, aku gak akan menyadari mas kalau pungung aku udah banyak luka berdarah-darah karena ditusuk kamu" tulisnya.
Ia merasa sangat bersyukur karena kejadian perselingkuhan ini dibongkar oleh anaknya setelah pulang dari menjalankan ibadah umroh.
Bahkan Ia juga memberikan potongan video yang dibuat oleh keduanya saat melakukan adegan dewasa di ranjang milik Siti Septi Ariyanti.
"sekarang tempat ini seperti neraka buat aku mas" tulis Arie.
Ia juga mengunggah foto ranjang yang biasanya digunakan oleh Siti Septi Ariyanti dan suaminya beristirahat.
Sementara itu, kini Bimo Aryo Tejo berupaya untuk membujuk istrinya melalui beberapa bunga yang dikirimkan setiap hari.
Namun, sayangnya kepitusan Arie telah bulat dan akan mengurus perceraian keduanya di pengadilan. (nda)
Editor : Nindia Aprilia