SOLOBALAPAN.COM - Warga sempat digegerkan usai melihat kehadiran para tokoh ekonomi terkemuka Indonesia yang menghadiri upacara 17 Agustus di Ibu Kota Negara (IKN).
Dari sekitar 3.000 undangan yang hadir, ada beberapa sosok yang memainkan peran penting dalam perekonomian negara. Mereka dikenal dengan julukan 'Sembilan Naga'.
Salah satu postingan di akun media sosial X dengan nama @profesor_saham menampilkan tangkapan layar yang menunjukkan para penguasa ekonomi Indonesia duduk di deretan tamu upacara 17 Agustus di IKN.
1. Robert Budi Hartono
Menurut Forbes 2023, Robert Budi Hartono, bersama saudaranya Michael Bambang Hartono, merupakan orang terkaya nomor 1 di Indonesia.
Robert Budi Hartono adalah pemilik Grup Djarum, sebuah konglomerasi besar yang terkenal dalam produksi rokok kretek.
Selain itu, ia juga memegang saham pengendali di Bank Central Asia (BCA).
Berdasarkan data Real Time Forbes per Jumat (10/2/2023), kekayaan Robert Budi Hartono tercatat mencapai USD 23,8 miliar atau sekitar Rp 360 triliun.
2. Rusdi Kirana
Rusdi Kirana, lahir pada 17 Agustus 1963 di Cirebon, Jawa Barat, adalah seorang pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai pendiri dan pemilik maskapai penerbangan Lion Air.
Selain itu, ia juga aktif dalam politik dengan bergabung dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan diangkat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
3. Sofjan Wanandi
Sofjan Wanandi adalah pendiri Santini Group, yang didirikan pada tahun 1994.
Sebelum dikenal dengan nama Santini Group, perusahaan ini dikenal sebagai Gemala Group, yang merupakan gabungan dari berbagai bisnis otomotif keluarga.
Gemala Group kemudian berkembang ke sektor farmasi dan kimia, sebelum akhirnya pada tahun 1988 beralih ke bidang properti.
Santini Group juga mencatatkan prestasi dengan membeli saham klub sepak bola Inggris, Tranmere Rovers.
Menurut data Forbes tahun 2020, kekayaan Sofjan Wanandi tercatat sebesar USD 580 juta atau sekitar Rp 8,78 triliun.
4. Edwin Soeryadjaya
Edwin Soeryadjaya adalah penerus dari PT Astra International, perusahaan yang didirikan oleh ayahnya, William Soeryadjaya.
Pada tahun 1990, Edwin Soeryadjaya mendirikan Bank Summa.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Ortus Group, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang medikal, finansial, dan telematika.
Menurut data Forbes 2022, kekayaan Edwin Soeryadjaya tercatat mencapai USD 1,8 miliar atau sekitar Rp 27,3 triliun.
5. Jacob Soetoyo
Jacob Soetoyo adalah salah satu pengusaha yang termasuk dalam daftar 'Sembilan Naga'.
Ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Gesit Sarana Perkasa, sebuah perusahaan properti yang terlibat dalam pembangunan hotel JS Luwansa.
Jacob Soetoyo dikenal memiliki jaringan internasional yang kuat, yang mempermudahnya dalam melakukan lobi-lobi internasional.
Selain itu, ia juga merupakan anggota Dewan Pengawas Center for Strategic and International Studies (CSIS).
Meskipun dikenal sebagai pengusaha kaya raya, total aset kekayaan Jacob Soetoyo belum diketahui secara pasti.
6. James Riady
James Riady adalah salah satu pengusaha yang termasuk dalam daftar 'Sembilan Naga'.
Ia adalah anak sulung dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group, dan meneruskan konglomerasi bisnis yang didirikan oleh ayahnya.
Di bawah kepemimpinan James Riady, Lippo Group berkembang menjadi salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia, bahkan di Asia.
Lippo Group bergerak di berbagai sektor bisnis, termasuk real estate, ritel, rekreasi, perhotelan, pendidikan, kesehatan, media, telekomunikasi, dan layanan keuangan.
Menurut data Forbes 2019, kekayaan James Riady tercatat mencapai Rp 33 triliun.
7. Tomy Winata
Tommy Winata adalah salah satu pengusaha yang termasuk dalam daftar 'Sembilan Naga' ekonomi Indonesia.
Ia adalah pendiri Arta Graha Group, sebuah konglomerasi yang didirikan pada tahun 1990.
Arta Graha Group menaungi berbagai sektor bisnis, termasuk pertambangan, ritel, media, hiburan, telekomunikasi, dan lainnya.
Di bawah kepemimpinan Tommy Winata, Arta Graha Group telah berkembang menjadi salah satu konglomerasi besar di Indonesia dengan diversifikasi bisnis yang luas.
8. Anthoni Salim
Anthoni Salim adalah anak dari Sudono Salim, pendiri Salim Group.
Ia berhasil membangkitkan kembali bisnis keluarga yang sempat mengalami kemunduran, dan kini Salim Group menjadi salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia.
Salim Group mencakup berbagai entitas usaha yang bergerak di sektor barang konsumsi, ritel, perbankan, dan energi.
Menurut data terbaru, kekayaan Anthoni Salim tercatat mencapai USD 7,5 miliar atau sekitar Rp 114 triliun.
9. Dato Sri Tahir
Dato Sri Tahir adalah menantu dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group.
Ia adalah pendiri Mayapada Group, yang merupakan konglomerat yang mencakup berbagai sektor bisnis, termasuk keuangan, layanan kesehatan, rumah sakit, dan asuransi.
Menurut data Forbes 2023, kekayaan Dato Sri Tahir tercatat mencapai USD 4,3 miliar atau sekitar Rp 651 triliun.
Secara keseluruhan, daftar 'Sembilan Naga' mencakup sosok-sosok penguasa ekonomi terkemuka di Indonesia.
Istilah '9 Naga' sering dikaitkan dengan pengusaha-pengusaha sukses yang memiliki pengaruh besar dalam ekonomi negara. (did)