SOLOBALAPAN.COM - Cawapres nomer urut 3, Mahfud MD mengaku kelelahan usai mengikuti debat lawan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan Muhaimin Iskandar.
Debat itu sendiri adalah debat keempat Pilpres 2023 dan dilangsungkan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta pada Minggu (21/1) malam.
Debat kali ini mengusung tema pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.
Dilansir dari Jawapos.com, Mahfud MD menyampaikan bahwa dia lelah setelah mengikuti debat selama dua setengah jam dari pukul 19.00 hingga pukul 21.30 WIB.
"Capek juga berdebat selama dua setengah jam," kata Mahfud dalam cuitan pada akun media sosial X.
Namun, Mahfud MD itu menyatakan bisa menimba ilmu antar sesama saat berdebat. Meski tetap harus melihat materi gimik dan recehan.
Menkopolhukam itu pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ada di pihaknya dan berterimakasih kepada netizen atas dukungan yang membara.
Ketika sesi debat, mantan ketua MK itu menyinggung program ketahanan pangan food estate saat debat kemarin.
Mahfud menyatakan bahwa program food estate yang dilakukan capres nomor 2 gagal dan merusak lingkungan.
"Kami punya program petani bangga, di laut jaya nelayan sejahtera."
"Jangan seperti food estate yang gagal dan membuat lingkungan rusak."
"Yang benar saja, rugi dong kita," cetus Mahfud pada saat debat cawapres di JCC, Senayan, Jakarta pada Minggu (21/1).
Mahfud menyebutkan bahwa sumber daya alam Indonesia sangat melimpah tapi ketahanan pangannya belum berdaulat.
Mahfud juga menyebutkan jika petani jumlahnya makin sedikit.
"Petani semakin sedikit, lahan pertanian semakin sedikit tapi subsidi pupuk semakin besar," katanya.
"Pasti ada yang salah karena petani sedikit, lahan sedikit, kok malah subsidi tiap tahun naik, pasti ada yang salah," ucap Mahfud. (mg6/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro