Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bunga Mulai Bermunculan di JLS Salatiga, Tabebuya Kembali Curi Perhatian

t
Penulis: tim solobalapan❯
Pohon Tabebuya berbunga di jalan lingkar Salatiga, (TikTok)
Pohon Tabebuya berbunga di jalan lingkar Salatiga.

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM- Deretan pohon tabebuya di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) mulai memasuki masa berbunga. Sejumlah pohon tampak dipenuhi bunga berwarna cerah, menjadikan pemandangan di beberapa bagian jalan terlihat berbeda dari biasanya.

Fenomena tersebut mulai terlihat pada Agustus 2026. Puluhan pohon tabebuya di JLS telah berbunga dan sebagian di antaranya sudah mekar cukup lebat. Pemandangan bunga juga terlihat dari kawasan Blotongan menuju arah Solo.

Advertisement

Tabebuya sudah lama ada di sepanjang kawasan JLS. Deretan pohon ini membentang sekitar 11 kilometer, dari Blotongan hingga Tingkir. Saat belum berbunga, pohon tabebuya terlihat seperti pepohonan biasa yang menghiasi sisi jalan.

Saat mulai berbunga, tampilan pohon tabebuya ikut berubah. Yang sebelumnya hanya terlihat hijau, kini mulai dipenuhi bunga. Pada beberapa pohon, bunga bahkan terlihat lebih banyak daripada daunnya, sehingga warna bunganya lebih terlihat dari jalan.

Mekarnya tabebuya juga bukan fenomena baru di Salatiga. Dalam beberapa tahun terakhir, bunga tersebut beberapa kali muncul di JLS dan ruas jalan lainnya. Masa berbunga biasanya hanya berlangsung sementara sebelum bunga berguguran dan pohon kembali terlihat seperti semula.

Waktu berbunga setiap pohon juga tidak selalu sama. Kondisi lingkungan, terutama tingkat kelembapan dan ketersediaan air, dapat memengaruhi munculnya bunga.

Karena itu, meskipun banyak tabebuya di JLS saat ini sudah berbunga, kondisi setiap pohon tetap dapat berbeda. Ada yang sudah dipenuhi bunga, sementara pohon lainnya masih dalam tahap awal berbunga atau belum menunjukkan perubahan yang sama.

Keberadaan tabebuya sendiri tidak hanya memberikan perubahan pada pemandangan saat musim berbunga tiba. Pohon yang ditanam di kawasan jalan tersebut juga menjadi bagian dari vegetasi yang menghijaukan ruang di sekitar jalur kendaraan.

Bunga tabebuya yang mulai bermekaran membuat suasana JLS berbeda dari biasanya. Pemandangan ini juga menarik perhatian beberapa orang yang melintas untuk mengambil foto atau video.

Bunga tabebuya memang menarik untuk diabadikan, tetapi pengguna jalan tetap perlu berhati-hati. Jika ingin mengambil foto, sebaiknya mencari tempat yang aman dan tidak berhenti sembarangan agar tidak mengganggu lalu lintas.

Advertisement
Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Pecinta Bunga Jangan Lewatkan Solo Anggrek Festival 2026 di Loji Gandrung, Momen Pas Tambah Koleksi

Pecinta Bunga Jangan Lewatkan Solo Anggrek Festival 2026 di Loji Gandrung, Momen Pas Tambah Koleksi

Solo Anggrek Festival bukan sekadar ajang memamerkan koleksi anggrek, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk serta memperluas jangkauan pasar.

Jejak Kampung Losari Semanggi: Pohon Loa Besar Yang Bunganya Jatuh Berguguran

Jejak Kampung Losari Semanggi: Pohon Loa Besar Yang Bunganya Jatuh Berguguran

Kampung Losari di Kelurahan Semanggi, Surakarta, menyimpan kisah asal-usul yang diwariskan turun-temurun. Nama kampung dipercaya berasal dari pohon loa yang dahulu tumbuh besar di kawasan tersebut.

Siapa Mingse? Saat Bunga Reyza Memberi Nama pada Sisi Lain Dirinya

Siapa Mingse? Saat Bunga Reyza Memberi Nama pada Sisi Lain Dirinya

Bunga Reyza hadir dengan alter egonya yang bernama Mingse membawakan lagu Astaga Bercanda bergenre Hipdut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer