Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Destinasi Healing di Karanganyar! Menikmati Sunrise dan Sarapan Soto di Waduk Delingan dengan Panorama Gagah Gunung Lawu

Damianus Bram • Minggu, 28 September 2025 | 02:26 WIB
Pengunjung sedang duduk di tepi tanggul Waduk Delingan, Karanganyar, Rabu (17/09/25).
Pengunjung sedang duduk di tepi tanggul Waduk Delingan, Karanganyar, Rabu (17/09/25).

SOLOBALAPAN.COM – Bagi warga Karanganyar dan sekitarnya, Waduk Delingan (resmi bernama Waduk Tirtomarto) sudah menjadi destinasi favorit, terutama untuk menghabiskan waktu di pagi hari.

Waduk peninggalan masa Kolonial Hindia Belanda di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, ini awalnya dibangun untuk irigasi, tetapi kini bertransformasi menjadi ruang terbuka yang sempurna untuk wisata murah meriah.

Daya tarik utama Waduk Delingan adalah spot untuk menikmati matahari terbit (sunrise).

Karena waduk ini menghadap ke Timur, cahaya fajar akan memantul perlahan di permukaan air yang tenang.

Jika cuaca cerah dan tidak berkabut, pemandangan akan semakin memukau dengan tampilnya Gunung Lawu yang gagah, menambah keindahan panorama pagi.

Udara sejuk pedesaan yang asri dan suasana damai membuat siapapun betah berlama-lama di sini. Tak heran jika kawasan ini selalu ramai didatangi pengunjung setiap pagi.

Aktivitas Pagi: Jogging hingga Berburu View

Ramainya pengunjung membuat aktivitas pagi di Waduk Delingan cukup beragam.

Banyak warga yang memanfaatkan jalur tanggul waduk untuk jogging, berjalan santai, atau sekadar duduk-duduk menikmati udara pagi.

Bahkan, beberapa pengunjung memilih turun ke bibir waduk untuk melihat kejernihan air atau berswafoto dengan latar waduk yang luas.

Salah satunya adalah Ari, pengunjung asal Tasikmadu. Ia mengaku terpikat dengan suasana Waduk Delingan hingga kembali lagi.

“Kebetulan kalau pagi suka jogging, biasanya di Manahan. Tapi kemarin iseng nyoba ke sini, ternyata syahdu banget suasananya jadi balik lagi,” ujar Ari.

Ari menambahkan, suasana pagi di Delingan sangat mendukung healing tipis-tipis. “Datang habis subuh, niatnya mau lihat sunrise sekalian sarapan di sini,” tambahnya.

Sarapan Istimewa: Soto Gerabah dengan Pemandangan Alam

Selain menyuguhkan keindahan alam, Waduk Delingan juga memiliki daya tarik kuliner pagi yang tak kalah seru.

Di sisi selatan waduk, berjejer warung makan yang sudah buka sejak pagi. Tersedia aneka menu sarapan yang siap memanjakan perut, mulai dari soto gerabah, nasi pecel, mie ayam, hingga aneka gorengan yang masih hangat.

Kehadiran warung-warung ini menjadi nilai tambah yang unik. Pengunjung bisa merasakan sensasi sarapan semangkuk soto panas sambil menikmati pemandangan waduk yang luas dan Gunung Lawu di kejauhan. Sensasi ini membuat menu sederhana terasa lebih istimewa.

Sri Hartini, salah satu pemilik warung soto, mengatakan bahwa waduk tidak hanya ramai di pagi hari.

“Kalau warung di sini buka dari sekitar jam setengah 7 pagi. Ada yang buka sampai sore atau malam. Kalau pagi sampai sore sini yang ramai. Tapi kalau udah sore, yang ramai di bagian barat itu, banyak yang nongkrong di tanggul. Warung-warung banyak yang jual menu bakaran,” terangnya.

Akses menuju Waduk Delingan cukup mudah karena lokasinya tidak jauh dari pusat kota Karanganyar.

Menariknya, untuk menikmati keindahan alam di Waduk Delingan, pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya masuk sepeser pun.

Pengunjung hanya perlu memastikan kendaraan aman karena area parkir mandiri (di pinggir jalan atau depan warung). Waduk Delingan benar-benar menjadi pilihan tepat bagi Anda yang mencari wisata murah meriah, lengkap dengan sunrise indah, udara segar, dan kuliner ramah di kantong. (mg6/dam)

 

 

Editor : Damianus Bram
#wisata #gunung lawu #healing #karanganyar #sunrise #Waduk Delingan