Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Menapaki 444 Anak Tangga Menuju Damainya Kampung Adat Naga yang Dipenuhi Tradisi Leluhur, Serasa Kembali ke Masa Lalu!

Laila Zakiya • Selasa, 13 Mei 2025 | 20:08 WIB

 

Kampung Naga Tasikmalaya.
Kampung Naga Tasikmalaya.

SOLOBALAPAN.COM – Jika kamu sedang berlibur ke Tasikmalaya, jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Naga.

Kampung adat yang satu ini menawarkan pengalaman unik - liburan sekaligus belajar menghargai kekayaan budaya dan kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini.

 

Kampung Naga terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Berada di ketinggian 488 meter di atas permukaan laut, kampung ini menyuguhkan pemandangan hijau yang menyejukkan. Hamparan sawah, bukit, dan gunung akan langsung menyambutmu.

Meski lokasinya cukup terpencil dan jauh dari keramaian, justru di situlah daya tariknya. Suasana damai dan alami akan langsung terasa begitu kamu tiba.

 

Perjalanan menuju Kampung Naga cukup menantang.

Kamu harus menuruni 444 anak tangga curam dari area parkir kendaraan.

Disarankan mengenakan alas kaki yang nyaman dan aman, terutama jika datang bersama anak-anak atau orang tua.

Di sini, kamu tidak akan menemukan sinyal internet atau listrik.

Penduduk memang sengaja menolak jaringan dan listrik untuk menjaga keaslian dan kemurnian adat istiadat.

 

Warga Kampung Naga masih hidup sangat tradisional.

Rumah-rumah mereka dibangun dari bambu dan kayu, dengan atap dari daun kelapa atau serat pohon aren. Tidak ada sentuhan teknologi modern, semuanya serba alami.

Mayoritas penduduk bekerja sebagai petani. Hasil panen digunakan untuk konsumsi sendiri, dan jika ada kelebihan, barulah dijual.

Selain itu, mereka juga membuat kerajinan tangan dari bambu dan kayu sebagai penghasilan tambahan.

Walaupun tetap mengikuti aturan pemerintahan umum seperti RT dan RW (mereka berada di RT 01 RW 01), Kampung Naga juga memiliki tiga tokoh adat penting, yaitu:

* Pakuncen: memimpin upacara adat
* Papunduh: mengayomi masyarakat
* Palebe: mengurusi urusan keagamaan, termasuk pemakaman

Keseimbangan antara sistem pemerintahan modern dan adat membuat Kampung Naga tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

Tips Berkunjung ke Kampung Naga

1. Tidak dipungut biaya masuk alias gratis
2. Datanglah pagi atau sore hari untuk menghindari panas
3. Hormati aturan adat, jangan mengambil atau merusak apa pun
4. Jaga kebersihan dan kesopanan selama berada di lingkungan kampung

Demikian informasi mengenai Kampung Naga yang masih terjaga ke-tradisionalannya. (MG7/lz)

Editor : Laila Zakiya
#wisata #kampung naga #jawa barat #tasikmalaya