SOLOBALAPAN.COM – Destinasi wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, kini menghadirkan daya tarik baru berupa kolam renang anak-anak dengan latar belakang memukau Rowo Jombor.
Wahana yang dinamai Ketjeh Maya ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Bukit Sidoguro.
Dari pantauan di lokasi, kolam renang ini terletak di pinggir tebing Bukit Sidoguro yang berbatu kapur.
Kedalaman kolam berkisar antara 50 cm hingga 70 cm, dilengkapi dengan ornamen patung ikan dan bulus yang memberikan sentuhan estetis.
Baca Juga: Duka di Sragen: Akso Sulaiman Hilang Saat Menyeberang Sungai dengan Pelepah Pisang
Anak-anak tampak menikmati bermain air di kolam ini, sementara para pengunjung lainnya memanfaatkan latar kolam dan Rowo Jombor untuk berswafoto.
“Sejak awal Desember sebenarnya sudah dibuka, tetapi kemungkinan belum banyak yang tahu. Jadi, banyak pengunjung yang baru menyadari ada kolam renang ini setelah sampai di Bukit Sidoguro,” ujar Triawan, pengelola Bukit Sidoguro, saat ditemui Kamis (26/12).
Dibangun dengan Anggaran Rp 439 Juta
Wahana Ketjeh Maya merupakan proyek Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 439 juta.
Kehadiran wahana ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, menjadikan Bukit Sidoguro tidak hanya sebagai tempat menikmati pemandangan alam, tetapi juga area rekreasi air di atas bukit.
“Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, pengunjung yang datang cukup banyak. Beberapa berasal dari luar kota seperti Demak dan Magelang. Bahkan, ada yang sengaja berenang di Ketjeh Maya,” tambah Triawan.
Lonjakan Pengunjung di Liburan Nataru
Triawan menyebutkan bahwa rata-rata kunjungan pada hari biasa mencapai 100-200 orang per hari, sementara akhir pekan bisa menembus hingga 500 pengunjung. Selama liburan Nataru, jumlah pengunjung tetap konsisten di angka 500 orang per hari.
Bukit Sidoguro buka mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Namun, layanan tiket masuk hanya sampai pukul 20.00 WIB. Harga tiket masuk dipatok Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Menariknya, mulai pukul 16.00 WIB, harga tiket masuk menjadi seragam, yakni Rp 5.000 per orang untuk semua kategori usia.
“Selain kolam renang, ada sejumlah spot selfie menarik hingga kafe yang buka hingga malam hari, tepatnya pukul 22.00 WIB,” jelas Triawan.
Pengalaman Wisatawan
Dwi Lestiya Rini, salah satu pengunjung asal Klaten, mengaku terkesan dengan pemandangan dari Bukit Sidoguro. “Dari atas sini, pemandangannya luar biasa. Kita bisa melihat deretan perbukitan hijau hingga Rowo Jombor,” ujar Dwi yang datang bersama suami dan dua anaknya.
Awalnya, Dwi mengira Ketjeh Maya adalah kolam terapi ikan. Namun, setelah melihat langsung, ia mengetahui kolam tersebut ditujukan untuk berenang dan bermain air bagi anak-anak.
“Karena tidak membawa baju ganti, anak-anak saya tidak jadi mencoba kolam,” tambahnya.
Dwi juga memberikan masukan agar fasilitas kamar ganti dibuat lebih dekat dengan area kolam.
“Akan lebih nyaman jika kamar ganti tidak terlalu jauh dari kolam, terutama untuk anak-anak,” tuturnya.
Dengan tambahan wahana baru ini, Bukit Sidoguro semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Klaten yang cocok untuk keluarga dan pencinta keindahan alam. (ren/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto