SOLOBALAPAN.COM - Pasar Malam di Tugu Makutha, Solo, yang telah lama dinantikan, kembali digelar dan disambut dengan antusias oleh warga.
Setelah absen beberapa tahun akibat pandemi, acara ini kembali menghadirkan beragam wahana permainan dan kuliner khas Solo, menarik ribuan pengunjung sejak hari pertama, Sabtu (28/9).
Selain menyuguhkan wahana klasik seperti bianglala dan komidi putar, pasar malam ini juga menghadirkan pertunjukan seni tradisional, menjadikannya lebih semarak.
Rina, seorang warga Solo yang datang bersama keluarganya, mengatakan, “Saya sangat senang acara ini kembali digelar. Dulu waktu kecil sering datang ke pasar malam, sekarang bisa mengajak anak-anak ke sini untuk merasakan pengalaman yang sama.”
Wahana populer seperti bianglala, rumah hantu, dan kora-kora selalu dipadati pengunjung.
“Acaranya ramai sekali, makanannya juga enak. Saya selalu menunggu-nunggu momen pasar malam ini karena suasananya meriah dan banyak pilihan kuliner khas Solo,” ujar Joko, pengunjung yang datang bersama keluarganya dari Sukoharjo.
Selain menyajikan hiburan, pasar malam ini juga membawa dampak ekonomi positif bagi pedagang kaki lima dan UMKM lokal.
Budi, seorang pedagang makanan ringan, mengungkapkan, “Setelah beberapa tahun tidak ada acara besar seperti ini, pendapatan saya meningkat drastis. Pengunjungnya sangat banyak, dan dagangan saya selalu habis.”
Meskipun dipadati ribuan orang, penyelenggara memastikan keamanan dan protokol kesehatan tetap diterapkan.
Petugas keamanan terlihat berjaga di beberapa sudut, dan hand sanitizer tersedia di beberapa titik.
Pasar malam ini diperkirakan akan terus ramai hingga akhir bulan, menjadi destinasi hiburan favorit bagi warga Solo dan sekitarnya. (Mgas)
Editor : Nindia Aprilia