SOLOBALAPAN.COM - Solo Safari, salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Solo, kini semakin ramai dikunjungi wisatawan.
Bagi para wisatawan yang datang melalui jalur kereta api dan turun di Stasiun Solo Balapan, perjalanan menuju Solo Safari tergolong mudah dengan berbagai opsi transportasi yang tersedia.
Stasiun Solo Balapan, sebagai stasiun terbesar di Kota Solo, berlokasi strategis dan dekat dengan berbagai objek wisata, termasuk Solo Safari.
Jarak dari stasiun ke Solo Safari sekitar 6 kilometer, yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 15-20 menit, tergantung pada kondisi lalu lintas.
Bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke Solo Safari, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan:
1. Ojek Online
Layanan transportasi online seperti ojek dapat dengan mudah diakses dari Stasiun Solo Balapan.
Cukup menggunakan aplikasi di ponsel, wisatawan bisa langsung memesan taksi atau ojek menuju Solo Safari dengan tarif yang bervariasi antara Rp 20.000 hingga Rp 40.000.
2. Bus Batik Solo Trans (BST)
Wisatawan juga bisa menggunakan Batik Solo Trans (BST), moda transportasi umum yang nyaman dan terjangkau.
Dari Stasiun Solo Balapan, wisatawan bisa berjalan ke halte terdekat dan naik bus BST jurusan Solo Safari.
Ongkos bus ini cukup terjangkau, sekitar Rp 4.500, dan menjadi alternatif ekonomis untuk menjelajahi kota Solo.
3. Becak dan Delman
Bagi yang ingin merasakan pengalaman unik dan tradisional, wisatawan bisa memilih becak atau delman yang tersedia di sekitar stasiun.
Meski perjalanan menggunakan becak atau delman mungkin memakan waktu lebih lama, namun memberikan nuansa yang berbeda dan menarik selama perjalanan.
Solo Safari, yang dikenal dengan koleksi satwanya yang beragam, mulai dari gajah, singa, harimau, hingga berbagai spesies burung, telah menjadi destinasi wisata favorit keluarga.
Selain menawarkan pemandangan alam yang asri, Solo Safari juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti taman bermain, restoran, dan area edukasi satwa.
Wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan fauna, tetapi juga belajar tentang pelestarian satwa.
Untuk menghindari keramaian, disarankan untuk mengunjungi Solo Safari pada pagi hari, terutama di akhir pekan.
Selain cuaca yang lebih sejuk, pengunjung juga bisa menikmati aktivitas satwa yang lebih aktif pada pagi hari.
Dengan akses yang mudah dari Stasiun Solo Balapan, Solo Safari menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi para wisatawan yang ingin menikmati wisata alam sekaligus mengenal lebih dekat kehidupan satwa di Indonesia. (nda)
Editor : Nindia Aprilia