SOLOBALAPAN.COM - Klaten memang dikenal sebagai surganya tempat wisata yang indah dan menarik.
Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah Warung Apung di Waduk Rowo Jombor, yang menawarkan pengalaman makan di atas air.
Destinasi ini berlokasi di Dukuh Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. Jaraknya sekitar 7,8 kilometer dari pusat kota Klaten, yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit dengan kendaraan.
Waduk Rowo Jombor tidak hanya berfungsi sebagai penampung air atau irigasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk perikanan dan pariwisata.
Menurut informasi dari YouTube @Ira Windari, kedalaman Waduk Rowo Jombor mencapai empat setengah meter dengan luas hingga 198 hektar.
Warung Apung di atas waduk ini dibangun menggunakan bambu dan drum untuk bisa terapung.
Terdiri dari dua lantai dan memiliki area makan yang cukup luas, tempat ini menawarkan sensasi unik makan di atas air sambil menikmati pemandangan sekitar.
Menu makanan di Warung Apung ini sangat beragam, terutama jenis ikan dengan harga yang terjangkau.
Pengunjung bisa menikmati berbagai jenis ikan dengan bumbu khas seperti bumbu rujak dan asam manis.
Tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga karena luas dan nyaman, serta mampu menampung banyak orang.
Jika tertarik mengunjungi Warung Apung Rowo Jombor, Anda bisa menggunakan Google Maps untuk menemukan rute yang mudah dijangkau dengan kendaraan.
Fasilitas yang disediakan meliputi toilet umum, mushola, dan area parkir yang luas di tepi waduk. Ada juga banyak spot memancing di sekitar waduk.
Waktu terbaik untuk datang ke tempat ini adalah sekitar jam 4 sore, saat Anda bisa menikmati sunset di pinggir waduk.
Jam operasionalnya mulai dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, sehingga Anda memiliki banyak waktu untuk menikmati suasana.
Tempat ini juga menawarkan pemandangan yang indah dan cantik, sangat cocok untuk dijadikan spot foto dengan latar belakang luasnya waduk dan birunya air serta langit.
Biaya masuk ke Waduk Rowo Jombor gratis, Anda hanya perlu membayar parkir kendaraan.
Untuk mencapai Warung Apung, sudah disediakan getek bambu lengkap dengan pemandunya. (Mg2/nda)
Editor : Nindia Aprilia