SOLOBALAPAN.COM – Jelang berlangsungnya kirab malam satu suro yang akan digelar di Kota Solo pada Minggu nanti, berbagai persiapan mulai dilakukan.
Salah satunya adalah dengan memberikan himbauan bagi pra pengguna jalan agar lebih bijak dalam memilih rute perjalanan pada Minggu (7/7) malam hingga dini hari mendatang.
Mengingat kirab ini bukan hanya dinantikan oleh warga lokal, melainkan wisatawan juga turut serta memadati kawasan rute kirab tersebut.
Hal ini peting dilakukan menimbang adanya ribuan masyarakat yang tumpah ruah disepanjang rute kirab pusaka Keraton Kasunanan Surakarta itu.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Ari Wibowo memprediksi adanya ribuan hingga jutaan masyarakat yang akan memadati rute kirab pusaka Keraton Kasunanan.
Kemungkinan dari pukul 19.00 WIB itu kerumunan masyarakat sudah akan bersiap-siap di kekitar rute kirab.
“Perkiraan massa itu jam 7 malam biasanya sudah mulai terlihat. Makin bertambah malam biasanya akan makin padat dan akan sulit untuk dilalui kendaraan biasanya,” terang dia.
Untuk antisipasi hal tersebut, pihaknya menyarankan masyarakat dan pengguna jalan yang tidak berkepentingan untuk mencari rute alternative lainnya.
Mengacu pada rute kirab pusara Keraton Kasunanan, kawasa yang diprediksi padat seperti sekitar Keraton Kasuanan Surakarta, Gladag, Pasar Kliwon, Gading, Gemblegan, Nonongan, dan sekitarnya.
“Untuk buka tutup arus lalu lintasnya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan selama kirab berlangsung. Yang penting agar tidak terjebak kemacetan masyarakat bisa memutar di jalur lainnya untuk memenghindari kemacetan di sepanjang rute kirab dan di pusat kota,” hemat Ari Wibowo.
Sekadar informasi, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta akan diikuti oleh 5.000 peserta mulai dari abdi dalem hingga kerabat keraton.
Prosesi Kirab Malam 1 Suro akan dimulai dari wilujengan di dalam Keraton Kasunanan Surakarta hingga pukul 00.00 WIB saat rombongan kirab mulai berjalan dengan diawali Kebo Bule sebagai cucuk lampah.
“Tahun lalu ada 7 kerbau keturunan Kyai Slamet yang keluar, tahun ini semoga lebih banyak. Kami harap prosesinya bisa tepat waktu agar selesainya tidak terlalu pagi. Kalau bisa keluar pukul 00.00 WIB perkiraan selesainya akan pukul 03.00 WIB,” terang KP Eddy Wirabhumi, perwakilan Keraton Kasunanan Surakarta. (ves)
Editor : Nindia Aprilia