SOLOBALAPAN.COM - Taman tirtonadi bukan hanya dikenal sebagai spot wisata untuk berburu senja maupun menikmati heningnya malam.
Namun, sisi lain dibalik viralnya taman ini juga didukung dengan spot kulineran yang cukup lengkap.
Wisatawan bisa masuk melalui tangga yang di sisi pilarnya terdapat lukisan batik mega mendung berwarna biru putih.
Lukisan tersebut melambangkan ombak yang identik dengan air. Tentunya hal itu sangat erat kaitannya dengan bendungan di taman tirtonadi.
Saat masuk ke area tersebut, wisatawan akan menaiki tangga menuju area pinggiran bendungan tirtonadi.
Di sana terdapat beberapa shelter yang menjual berbagai makanan. Salah satunya adalah ayam geprek.
Untuk satu porsi ayam geprek, wisatawan hanya perlu membayar Rp 12.000 saja, sudah termasuk dengan satu buah tempe dan juga lalapan.
Porsinya cukup pas, satu kepal nasi yang dihidangkan bersama satu ayam kriuk beserta tempe dan juga lalapan.
Bumbu rempah yang digunakan untuk memasak ayam meresap sempurna, asinnya pas saat dikombinasikan dengan pedasnya cabai rawit.
Nasi yang dihidangkan juga pas lagi hangat-hangatnya, sehingga suapan demi suapannya bikin ketagihan.
Meskipun digeprek, kriyuk ayamnya masih terasa garing dan nikmat loh!.
Usai kenyang menyantap ayam geprek, wisatawan bisa memesan beragam minuman yang ada di sana mulai dari es teh hingga es jeruk seharga Rp 5.000 saja.
Nah, untuk lokasi shelter ayam geprek ini sendiri berada di paling ujung atau paling dekat dengan tangga masuk.
Jika ingin mencoba kuliner lainnya, wisatawan bisa mampir ke bakaran hits yang menyediakan berbagai jenis sosis hingga bakso.
Harganya juga relatif murah, wisatawan bisa menikmati suasana malam hingga puas. Beberapa shelter di sini hanya buka sampai 23.00 WIB.
Namun tak perlu khawatir, karena wisatawan masih bisa nongkrong di sana meskipun beberapa shelternya telah tutup. (nda)
Editor : Nindia Aprilia