SOLOBALAPAN.COM - Bagi wisatawan, berkunjung dan juga mempelajari sejarah Kota Yogyakarta merupakan hal yang menyenangkan.
Nah, itu artinya kamu cocok untuk berkunjung ke Diorama Arsip yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di sini, kamu akan diajak melintasi 4 abad sejarah Kota Yogyakarta!.
Mengunjungi suatu kota tentunya akan lebih seru kalau kita tahu sejarah perkembangan dan peristiwa yang terjadi kota tersebut.
Di Diorama Arsip Jogja, kamu bisa berwisata sambil mendapatkan pengetahuan tentang kota wisata ini.
Mengutip dari dioramaarsip.jogjaprov.go.id, Diorama Arsip Jogja adalah museum yang menampilkan arsip-arsip terkait sejarah panjang Yogyakarta.
Arsip-arsip tersebut berupa arsip tekstual, foto, audio visual, dan sejarah lisan yang ditata secara unik dan kreatif untuk memberikan sajian yang informatif, edukatif, sekaligus menghibur.
Arsip-arsip di Diorama Arsip Jogja bersumber dari koleksi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, lembaga-lembaga arsip negara dan swasta, baik dalam maupun luar negeri, serta koleksi pribadi.
Harapannya, masyarakat umum dapat memetik pelajaran tentang sejarah dan berbagai bentuk arsip di Diorama Arsip Jogja. Museum ini dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY.
Museum ini terletak di Jl. Wonocatur, Wonocatur, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bagi kamu yang ingin datang ke museum ini, jangan lupa untuk melakukan reservasi terlebih dahulu.
Informasi lengkap bisa kamu akses melalui akun Instagram @dioramaarsipjogja.
Diorama Arsip Jogja merupakan salah satu museum terbaik di Yogyakarta, yang menyimpan perkembangan sejarah Kota Yogyakarta dari masa Panembahan Senopati hingga Kasultanan Jogja masa kini.
Penjelasan mengenai sejarah di museum ini digabungkan dengan teknologi immersive yang informatif dan menarik, sehingga pengunjung dijamin tidak akan merasa bosan.
Kamu juga akan ditemani oleh tour guide yang akan menjelaskan sejarah di setiap ruangnya. Ada 19 ruangan yang akan kamu jelajahi dalam waktu 90 menit.
Di museum ini, terdapat berbagai informasi tentang perkembangan Yogyakarta, termasuk ruangan yang mengingatkan kita akan gempa bumi yang menimpa Jogja pada tahun 2006. Kamu akan ikut merasakan pahitnya kejadian tersebut.
Museum ini buka dari hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00 - 14.00 WIB. Untuk masuk ke sini, kamu cukup membayar Rp 20.000 bagi mahasiswa/pelajar dan Rp 30.000 untuk umum.
Di sini, kamu akan dimanjakan dengan perpaduan antara arsip, sejarah, seni, dan teknologi yang akan membuatmu terkesan.
Tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga, kekasih, atau teman karena akan menambah pengetahuanmu tentang salah satu kota di Jawa Tengah, yaitu Yogyakarta.
Trip ke Museum Diorama Arsip Jogja adalah rekomendasi destinasi wisata sambil belajar yang sayang banget untuk dilewatkan.
Yuk, atur jadwal untuk berkunjung ke tempat ini dan nikmati perjalanan melintasi sejarah Yogyakarta!. (Mg5/nda)
Editor : Nindia Aprilia