SOLOBALAPAN.COM - Bukan hanya di kawasan lereng Gunung Lawu saja, Kabupaten Karanganyar juga punya destinasi wisata hutan dekat dengan pusat kota yang bisa kamu kunjungi.
Selain digunakan untuk penelitian kampus, kawasan ini juga dibuka untuk pengunjung yang ingin merasakan suasana hutan yang asri.
Namanya adalah Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Alas Bromo yang terletak di Desa Gedong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Lokasinya dekat dengan wisata Waduk Tirtomarto Delingan.
Dulunya, kawasan ini dikelola oleh Perhutani dan kemudian dikelola oleh Unit Pelayanan Terpadu Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan (UPT PPK) UNS.
Unit yang ditunjuk oleh Rektor UNS ini diharapkan bisa melaksanakan Tri Dharma Perguruan tinggi berupa pengabdian pada masyarakat.
Selain dijadikan sebagai wadah perkembangan penelitian dan sarana edukasi, kawasan Alas Bromo juga dibuka sebagai wisata bagi umum.
Didalamnya, terdapat banyak sekali pepohonan rindang dengan berbagai macam hewan baik yang di ternak maupun tidak.
Seperti kambing, rusa totol, hingga kupu-kupu cantik yang jarang ditemukan pada daerah perkotaan.
“Bahkan disini juga ada Elang Brontok, jadi untuk kendaraan seperti motor atau mobil tidak boleh masuk. Karena ditakutkan mengganggu habitat aslinya,” jelas Danar, selaku koordinator lapangan di Alas Bromo.
Alas Bromo bisa menjadi spot hunting foto aesthetic dengan suasana hutan yang masih asri.
Tentunya di tempat ini terhitung masih sejuk karena meskipun berada dekat dengan perkotaan, area ini merupakan kawasan hutan dengan banyak pepohonan tinggi menjulang.
Untuk menuju ke lokasi ini, hanya dengan waktu tempuh sekitar 15 menit saja dari pusat kota Karanganyar.
Buka dari pukul 8 pagi sampai 4 sore setiap harinya, dengan harga tiket masuk sebesar Rp 5.000, saja per-orangnya.
Destinasi wisata Alas Bromo ini mungkin tidak seramai wisata lain, namun beberapa kali ramai dikunjungi untuk sarana edukasi hingga acara kesenian.
Seperti acara pramuka, pembelajaran outing class oleh mahasiswa KKN, dan Bromo Culture Festival.
“Setiap tahunnya kita ada acara tahunan berupa festival kebudayaan, untuk tahun ini diadakan pada tanggal 8 - 9 Juni nanti. Ada bazar UMKM, penampilan reog dari berbagai daerah, dan pentas akustik yang tampilkan oleh siswa SMA.” pungkasnya. (mg10/nda)
Editor : Nindia Aprilia