SOLOBALAPAN.COM - Produsen kuliner halal memang menjadi salah satu yang diperbincangkan, mengingat bahwa negri ini didominasi oleh umat muslim.
Maka dari itu, pemerintah terus memberikan dorongan kepada pusat produsen kuliner halal yang ada di seluruh Indonesia.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah adalah dengan membentuk zona kuliner halal, aman dan sehat.
Atau dalam kata lain pemerintah membentuk zona khas sebagai salah satu program Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Termasuk di Kota Solo, program Zona KHAS dijalankan sesuai kebijakan pengembangan ekonomi syariah Bank Indonesia.
Berfokus pada tiga pilar strategis, yakni penguatan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, dan penguatan penerapan gaya hidup halal (halal lifestyle).
"Zona Khas bertujuan memberi perlindungan konsumen agar dapat memperoleh makanan halal dan thayyib. Percepatan sertifikasi dan pembinaan halal dan thayyib pun dilakukan, sekaligus akselerasi pengembangan UMKM khususnya industri halal," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, Kamis (23/5).
Dwiyanto mengatakan, pengembangan ekonomi syariah di Solo Raya dilakukan tanpa mengabaikan kearifan lokal.
Dengan menunjuk salah satu pusat perbelanjaan, yakni Solo Square sebagai Zona Khas.
"Solo Square dipilih sebagai target lokasi Zona KHAS memperhatikan komitmen manajemen yang tinggi dan kesiapan pusat perbelanjaan ini sebagai lokasi kuliner halal, aman dan sehat," imbuh Dwiyanto.
Upaya pembentukan Zona Khas dilakukan BI bersama lembaga terkait dengan menggelar kegiatan “Koordinasi Akselerasi Sertifikasi Halal dan Jaminan Keamanan Makanan" pada 21-22 Mei .
Diikuti oleh 36 Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dan lebih dari 75 tenant usaha.
Rangkaian akselerasi Zona KHAS tersebut meliputi sosialisasi jaminan kesehatan dan keamanan pangan, pendampingan sertifikasi halal, serta pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dwiyanto menyebut, pihaknya terus mendorong sertifikasi halal oleh para pelaku usaha.
Sebagai upaya memenuhi syarat minimum Zona KHAS yang direncanakan launching pada bulan Agustus 2024.
"Upaya perluasan produk-produk tersertifikasi halal ini termasuk melalui Zona KHAS. Dengan hadirnya Zona KHAS diharapkan berpotensi meningkatkan roda perekonomian khususnya melalui pariwisata ramah muslim di Solo Raya," tukas Dwiyanto. (ul)
Editor : Nindia Aprilia