Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Wisata Solo Raya: Nikmati Solo Indonesia Culinary Festival di Era Makanan Western, Ada Banyak Makanan Otentik Daerah!

Maulida Afifa Tri Fahyani • Sabtu, 11 Mei 2024 | 00:04 WIB
Solo Indonesia Culinary Festival di Manahan.
Solo Indonesia Culinary Festival di Manahan.

SOLOBALAPAN.COM - Liburan ke Kota Solo makin asyik jika bisa berkunjung dan menikmati berbagai event yang ada di sana.

Apalagi berbagai festival mulai bermunculan, salah satunya terkait kuliner Indonesia dengan menu yang otentik.

Apalagi saat ini sedang memasuki Long Weekend Paskah yang artinya bisa dimanfaatkan untuk liburan ke Kota Bengawan.

Pasalnya, ada berbagai ragam kegiatan yang bisa jadi jujugan wisatawan. Salah satunya ialah event Solo Indonesia Culinary Festival yang digelar di halaman Stadion Manahan, mulai Kamis (9/5) hingga Minggu (12/5).

Solo Indonesia Culinary Festival merupakan acara tahunan di Kota Bengawan yang mengangkat eksistensi makanan lokal.

Memasuki tahun ke-10 ini, SICF mengusung tema ragam menu Soto sebagai primadona acara.

Sebanyak ratusan stand kuliner berjejeran di pelataran stadion. Mayoritas berisi menu soto dari berbagai daerah.

Mulai soto boyolali, soto kuali, soto lamongan, soto betawi, soto semarang, dan sebagainya. Bahkan, ada pembagian seribu porsi soto gratis ke pengunjung, pada Jumat (10/5).

"Soto ini menjadi makanan favorit dari semua kalangan, mulai anak-anak, remaja, orang tua, keluarga pasti kenal dengan makanan soto. Oleh karena itulah kami jadikan tema SICF tahun ini, dimana tema sebelumnya adalah sambel," kata Ketua Panitia Solo Indonesia Culinary Festival Daryono.

Daryono mengungkapkan, SICF dihelat memang untuk memamerkan potensi kuliner lokal. Menurutnya, Soto sebagai salah satu makanan legendaris, yang tidak mengenal egosektorial di masyarakat

Ragam jenis soto yang ada di Indonesia telah tersebar di berbagai wilayah. Termasuk di Solo, yang menjadi Food Smart City atau destinasi kuliner.

Keberadaan makanan Soto bersanding dengan menu kuliner legendaris lain yang eksis di kalangan wisatawan.

"Oleh karena itulah, diharapkan acara kuliner ini juga menjadi ajang promosi potensi kuliner berbagai daerah," tukas Daryono.

Sementara itu, tak hanya festival kuliner dan pembagian soto gratis. Pada gelaran SICF ini juga berlangsung lomba memasak dan platting dessert oleh siswa-siswi jurusan tata boga.

Ketua Indonesian Chef Assosiation (ICA) DPD Jawa Tengah, Hendro Purwanto mengatakan, lomba ini bertujuan untum mengasah potensi para pelajar. Dimana ada tiga aspek penilaian yang dia tekankan, yakni kreatifitas platting, cita rasa, dan kebersihan.

"Anak muda khususnya untuk yang berada di bidang kuliner ini, mereka cukup bagus dan kreatif. Semoga kedepan bibit unggul anak-anak ini bisa menjadi the next chef yang handal," ucap Hendro. (ul)

Editor : Nindia Aprilia
#solo indonesia culinary festival #liburan #paskah #long weekend #manahan