SOLOBALAPAN.COM - Dinas Perhubungan Kota Surakarta menarik petugas yang disiagakan di jalanan selama Masa Angkutan Lebaran 2024 seiring pembongkaran Posko Lebaran yang dilakukan pada H+6 hari ini, Rabu (17/4) sore.
Kendati demikian, potensi kepadatan lalu lintas dan kebangkitan perparkiran yang ada di sejumlah objek wisata andalan seperti Masjid Raya Sheikh Zayed dan Solo Safari akan terus jadi perhatian hingga beberapa waktu kedepan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Taufiq Muhammad membernarkan bahwa kondisi arus lalu lintas di Kota Solo mulai berangsur normal seiring menurunnya pergerakan arus balik Lebaran 2024 hingga H+6 ini.
Oleh sebab itu pihaknya mulai melakukan pembongkaran Posko Lebaran yang ada di dua titik paling pada seperti di Kawasan Jurug dan Kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
“H-7 sampai H+6 ini Masa Angkutan Lebaran di Solo dalam keadaan kondusif dan tidak ada kejadian yang begitu menonjol. Karena itu pada H+6 ini Posko Lebaran mulai dibongkar,” terang dia, Rabu (17/4).
Dari situasi sepanjang Masa Angkutan Lebaran 2024 ini, hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan pergerakan kendaraan yang paling menonjol itu H-3 dan H-2 Lebaran dengan rata-rata lebih dari 600.000 kendaraan melintas di Solo.
Kemudian mulai H-1 Lebaran, Lebaran Hari Pertama, dan Hari Kedua pergerakan paling banyak di Objek Wisata.
Sementara puncak arus balik terjadi di Minggu (14/4) dan (15/4) lalu dan berangsur turun sampai hari ini.
Dengan demikian, jika dikalkulasi sedikitnya ada 7,1 juta kendaraan yang melintas sejak H-7 Lebaran hingga H+6 Lebaran 2024 ini.
“Fenomena pergerakan kendaraan pada musim Lebaran tahun ini memang sedikit ada penurunan jika dibandingkan tahun lalu. Tapi pergerakan untuk arus di dalam kotanya masih cukup tinggi, khususnya yang menuju ke objek-objek wisata seperti Masjid Zayed dan Solo Safari. Karena itu walau posko sudah dibongkar, pengawasan di dua objek wisata itu akan tetap dilakukan sampai beberapa waktu kedepan,” papar dia.
Pengawasan kepadatan lalu lintas dan kebangkitan parkir di dua objek wisata seperti Masjid Raya Sheikh Zayed dan Solo Safari akan terus dilakukan mengingat masih ada akhir pekan yang berpotongan dengan akhir arus balik Lebaran 2024.
Selain itu, lokasi yang berpotensi mendatangkan kerumunan masa pada akhir pekan seperti di kawasan Gatot Subroto, Ngarsopuro, dan sebagainya akan terus dilakukan.
“Kami cek pengunjung Masjid Zayed dan Solo Safari masih tinggi sampai hari ini. Karena itu patroli mobile kami masih terus disiagakan untuk memantau kebutuhan pengaturan di lokasi-lokasi padat itu. Termasuk saat akhir pekan di Sabtu-Minggu,” hemat dia.
Ketua Angkutan Lebaran Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Henry Satya memastikan pengawasan di sejumlah objek wisata dan lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat masih akan terus dilakukan sekalipun petugas dan posko lebaran mulai ditarik dari lapangan.
“Di Sabtu-Minggu itu secara rutin ada Tim Patroli dari Bidang Perparkiran, Lalu Lintas, dan Pengendalia Angkutan Barang. Jadi sirkulasinya akan dipastikan aman dan lancar,” imbuh Henry. (ves)
Editor : Nindia Aprilia