SOLOBALAPAN.COM - Warga Solo biasanya akan mengambil libur saat hari raya Idul Fitri demi bisa berkumpul bersama keluarga.
Tidak cuma pekerja kantoran, para penjaja kuliner pun rela libur demi momen ini.
Peluang ini yang ditangkap oleh Sate Ayam Pak Ali yang biasa membuka lapak di Simpang Nonongan.
Manajemen dari warung tersebut memutuskan untuk tetap buka dan mengambil peluang bisnis dari keresahan masyarakat yang sulit mencari makanan saat Lebaran.
Dilansir dari Radar Solo, hal ini disampaikan oleh Ani (48) yang merupakan karyawan Sate Ayam Pak Ali.
Dirinya sendiri yakin sebagian masyarakat tidak memiliki banyak waktu untuk memasak dan memilih untuk membeli makanan.
Maka dari itu, warung tersebut memutuskan untuk buka selama H1 dan H2 Lebaran ini.
"Biasanya waktu lebaran banyak warung makan tutup, jadi kami tetap buka dan mengambil peluang itu," terang Ani.
"Memang setiap tahun seperti ini dan kebanyakan pembelinya memang para pelancong yang datang ke Solo, tapi tidak sedikit juga yang warga sekitar," kata dia pada RADARSOLO.COM
Salah seorang pembeli asal Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Faqih (52) sengaja membeli makanan usai menunaikan Salat Idul Fitri di kampungnya.
Dia dan keluarga yang memang tidak memasak mencoba mencari menu sarapan di sekitar kediamannya.
Namun karena banyak yang tutup, Faqih akhirnya berhenti di warung sate yang ada di Simpang Nonongan itu.
"Sebetulnya tidak sengaja cari sate, tapi karena banyak warung yang tutup akhirnya ya sudah beli sate sate saja," jelas Faqih.
"Kalau ada warung yang buka seperti ini memang sangat membantu," terang dia. (ves/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro