SOLOBALAPAN.COM - Buah kurma menjadi salah satu ikon bulan Ramadhan dan menjadi makanan yang disarankan untuk warga Solo saat buka puasa.
Mengonsumsi buah kurma saat berbuka puasa sangat dianjurkan karena mengandung nutrisi yang tinggi.
Nutrisi inilah yang bisa membuat tubuh kembali berstamina setelah seharian berpuasa.
Tidak heran, kurma menjadi buah yang paling banyak diburu saat Ramadhan.
Akan tetapi, warga Solo harus tahu tips untuk memilih buah kurma yang baik.
Pasalnya, kurma yang kurang berkualitas berpotensi punya kandungan yang kurang maksimal.
Dilansir dari Radar Situbondo, berikut ini adalah tips untuk memilih buah kurma yang layak konsumsi.
1. Pilih kurma yang segar
Piih kurma yang terlihat segar dengan kulit yang berkilau dan tidak mengering. Hindari kurma yang terlihat keriput atau berlendir.
2. Perhatikan kondisi kulit
Pastikan kulit kurma tidak terlalu keras atau terlalu lembek. Kurma yang baik memiliki kulit yang elastis tetapi tidak terlalu lunak.
3. Cek aroma
Bau kurma yang segar dan berkualitas harus harum dan manis. Hindari kurma dengan aroma yang tidak sedap atau busuk.
4. Perhatikan warna
Kurma yang berkualitas memiliki warna yang merata dan cerah. Hindari kurma yang terlihat kusam atau berwarna gelap
Selain itu, ada juga tanda-tanda kurma yang tidak layak konsumsi, sebagai berikut:
1. Kulit keriput atau berlendir
Kurma yang memiliki kulit yang keriput atau terlihat berlendir, kemungkinan sudah melewati masa simpan yang lama atau sudah terkondaminasi oleh mikro organisme.
2. Warna gelap atau kusam
Kurma yang berwarna gelap atau kusam mungkin telah mengalami oksidasi atau kehilangan kualitas nutrisinya.
3. Bau tidak sedap
Bau yang tidak sedap pada kurma menandakan bahwa kurma itu mungkin telah rusak atau tercemar bakteri.
4. Tekstur yang berbeda
Kurma yang memiliki tekstur yang terlalu lembek atau terlalu keras mungkin sudah tidak segar atau telah mengalami kerusakan.
Dengan memperhatikan cara memilih buah kurma, warga Solo bisa menikmati manfaat kurma yang berkualitas selama bulan suci Ramadhan. (mg9/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro