SOLOBALAPAN.COM - Objek wisata Gajah Mungkur Wonogiri kembali perbarui berbagai fasilitas wisata, salah satunya jembatan kaca atau Elevated Scientic Walk (ESW) .
Diketahui pembangunan jembatan kaca di wilayah waduk gajah mungkur ini telah selesai dari proses pengerjaanya.
Namun sayangnya, jembatan kaca di wisata gajah mungkur ini belom dioperasikan dan belom digunakan.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Haryanto mengatakan pembangunan jembatan kaca itu sudah selesai beberapa waktu lalu.
"Kemungkinan belum bisa digunakan wisatawan saat lebaran nanti," ujar Haryanto Senin (11/3).
Dia menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pusat, itu terkait dengan nasib jembatan kaca yang merupakan Barang Milik Negara (BMN) itu. Saat ini pihaknya .asih menunggu penyerahan jembatan kaca tersebut.
Haryantoenambahkan, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) selaku pihak yang mengerjakan proyek masih berkonsultasi dengan Kementerian PUPR.
"Nanti penyerahan bisa sewa, itu belum ditetapkan. Kemungkinannya, belum dibuka nanti ketika lebaran. Yang bisa kita lakukan ya menunggu dan berkoordinasi. Ini menunggu dari Kementerian PUPR termasuk dengan SOP-nya," terang dia.
Walau demikian, sejumlah sarana dan prasarana yang dibangun berbarengan dengan jembatan kaca dan telah rampung dikerjakan sudah bisa dimanfaatkan pengunjung objek wisata milik Pemkab Wonogiri itu.
Misalnya seperti teras pantai, promanade, akses utama menuju perairan waduk, gerbang utama, plaza entrance, dan tematic garden.
"Itu bisa dimanfaatkan. Tapi khusus yang jembatan kaca karena itu juga butuh SOP, nanti yang naik bagaimana, disana kan juga rawan insiden. Jadi harus pakai SOP, sambil menunggu itu juga," ujarnya.
Haryanto menambahkan, selama bulan Ramadhan 2024, seluruh objek wisata di Wonogiri tetap beroperasi seperti biasa. Sementara itu, andum ketupat di tahun ini direncanakan tetap akan digelar.
"Untuk itu (andum ketupat) biasanya kan di akhir-akhir liburan. Rencananya masih ada nanti. Tetap jadi daya tarik tersendiri," tandas Haryanto. (al/nda)
Editor : Nindia Aprilia