Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Hobi Makan Kuliner Tahu Kupat Solo? Yuk Simak Tips Sehat Mengonsumsinya

Reinaldo Suryo Negoro • Minggu, 10 Maret 2024 | 03:54 WIB
Tahu kupat, kuliner yang banyak digemari warga Solo (DOK. PARIWISATASOLO.SURAKARTA.GO.ID)
Tahu kupat, kuliner yang banyak digemari warga Solo (DOK. PARIWISATASOLO.SURAKARTA.GO.ID)

SOLOBALAPAN.COM - Tahu kupat merupakan makanan tradisional yang berbahan dasar tahu goreng dan ketupat.

Apalagi kalau wisata ke Kota Solo, rasanya belum lengkap jika belum coba kuliner satu ini.

Makanan ini diyakini sudah ada sejak zaman Majapahit.

Awalnya, hanya disajikan bagi para bangsawan hingga menjadi kuliner semua kalangan termasuk rakyat biasa.

Bahkan hingga saat ini, tahu kupat masih digemari oleh banyak orang.

Selain tahu dan ketupat, menu makanan satu ini berisi irisan bakwan, kubis, seledri, mie kuning, dan taburan kacang goreng.

Semua bahan dicampur menjadi satu dan disiram dengan kuah yang rasanya manis, asam, dan gurih serta kerupuk yang renyah.

Kamu juga bisa menambahkan rasa pedas dengan tambahan cabai di dalamnya.

Melansir dari Halodoc.com, satu porsi tahu kupat mengandung sekitar 200 sampai 400 kalori.

Tapi, jumlah kalori tersebut bisa saja berubah tergantung pada cara penyajian dan bahan tambahannya seperti kacang atau kecap.

Karena tingginya kalori pada seporsi tahu kupat, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut supaya tetap sehat meski tetap mengkonsumsinya.

Berikut tips sehat dalam mengonsumsi tahu kupat yang bisa kamu ikuti.

- Memilih tahu yang berkualitas, seperti yang memiliki tekstur lembut dan rasa yang gurih. Tahu yang bagus pada umumnya punya tekstur padat dan tidak berbau asam atau menyengat.

- Buat kamu yang punya riwayat penyakit asam urat perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi semua makanan, termasuk tahu dan kacang. Keduanya memiliki kandungan purin di dalamnya sehingga rentan memicu kambuhnya penyakit asam urat.

- Memastikan ketupat atau lontong yang digunakan sudah dimasak dengan baik dan bersih. Pasalnya, makanan tersebut memiliki resiko keracunan yang disebabkan oleh bakteri Bacillus cereus. Bakteri ini seringkali ditemukan pada beras yang masih mentah sehingga disarankan untuk memasaknya hingga benar-benar matang.

- Menambahkan varian sayur seperti timun, tomat, tauge, dan irisan kubis. Selain untuk menambah kandungan serat, berbagai sayuran tersebut bisa menambah rasa yang segar ketika memakannya.

- Tetap memperhatikan porsi makanan, jangan makan terlalu banyak karena dapat menyebabkan kelebihan kandungan kalori di dalamnya. Kalori yang berlebih dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang kurang sehat.

- Selain membatasi porsi makan, kamu juga perlu memperhatikan beberapa bahan makanannya. Seperti kecap dan minyak goreng yang memiliki kandungan garam, gula, serta lemak jenuh yang tinggi.

- Memastikan tempat pembuatan makanan dan penyajiannya dalam kondisi yang bersih dan higienis.

Demikian tips sehat dalam mengonsumsi tahu kupat yang bisa kamu praktikkan.

Dengan tips tersebut, kamu pun bisa mendapat kenikmatan tahu kupat tanpa perlu merasa khawatir dengan dampaknya bagi kesehatan. (mg10/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#sehat #kuliner #tahu kupat #solo