SOLOBALAPAN.COM - Dalem Joyokusuman adalah salah satu cagar budaya yang ada di daerah Keraton Solo
Berlokasi di Jalan Gajahan, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Dalem Joyokusuman ini dulunya adalah rumah tempat tinggal Pakubuwono X.
Bangunan yang berarsitektur Jawa disuguhkan dengan pendopo yang terbentang luas di depan.
Ada pula kolam, Sumur Bandung, dan bangunan-bangunan pendopo lainnya di belakang rumah utama ini.
Meskipun dibuat terpesona dengan setiap sisinya, pengunjung tidak boleh sembarangan dalam mengambil foto di Dalem Joyokusuman.
Salah satu tempat yang tidak boleh diambil fotonya ini adalah area yang disebut Ndalem Ageng.
Ndalem Ageng berisikan tempat tidur asli dari Pakubuwono X dan hanya boleh dilihat saja.
Hal ini dijelaskan oleh Rohadi selaku pegawai bagian umum Dalem Joyokusuman.
"Di dalam Ndalem Ageng ada tempat tidur Pakubuwono X asli itu, tapi ngga boleh di foto, hanya boleh dilihat saja," jelas Rohadi pada Selasa (5/3).
Dalem Joyokusuman ini juga bisa untuk acara pernikahan, pre-wedding, seminar, bazar buku, arisan, dan acara lainnya.
Jika akan mengadakan acara seminar di tempat ini tidak dipungut biaya. Hanya saja diminta untuk membayar token listrik saja.
Namun, jika mengadakan acara pernikahan, pre-wedding, arisan, dan acara lainnya akan dipungut biaya.
Selain itu, pengunjung juga tidak boleh berselfie ataupun foto sembarangan di Dalem Joyokusuman.
Jika berfoto maupun berselfie akan dikenai sanksi membayar sejumlah uang.
Ada CCTV yang mengawasi di setiap sudut Dalem Joyokusuman ini.
Jadi jika mengambil foto selfie tanpa izin maka pasti akan ketahuan.
Jika ingin mengambil foto maupun berselfie harus izin dulu kepada petugas dan membayarkan sejumlah uang.
Namun, ada satu pengecualian tentang pengambilan foto ini.
Pengunjung tetap diperbolehkan memotret bangunan, asalkan tanpa melibatkan orang di dalam foto tersebut.
Kendati sedikit rumit dalam hal pengambilan, wisatawan yang hanya ingin berkunjung ke Dalem Joyokusuman ini kiranya bisa plesir ke wisata yang satu ini tanpa banyak kendala.
Pasalnya, Dalem Joyokusuman bisa dikunjungi setiap saat alias buka 24 jam dan dengan biaya nol rupiah alias gratis.
Salah satu cagar budaya ini di berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Museum Keris.
Selain untuk tempat wisata, di dalam Dalem Joyokusuman ini juga terdapat homestay yang bisa disewa. Adapula berbagai patung-patung dari Radya Pustaka.
Di samping bangunan utama, ada pula miniatur Tirtonadi, Masjid Agung, Loji Gandrung, dan gedung wayang orang. (mg4/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro