SOLOBALAPAN.COM - Solo menjadi kota yang memiliki banyak kuliner khas, salah satunya Petolo Mayang.
Saat ini Petolo Mayang menjadi salah satu jajanan di Solo yang mulai langka bahkan jarang ditemukan.
Untuk proses pembuatan Petolo Mayang menggunakan bahan dasar yang terdiri dari tepung beras, tepung kanji yang diberi pewarna, dan ketan yang dikukus.
Petolo Mayang disajikan dengan kuah yang manis dan gurih dengan perpaduan serabi dan petolo Mayang yang menjadikannya legendaris di Solo.
Pedagang petolo mayang yang bernama pak Petolo berumur 35 tahun, beliau sudah cukup lama berjualan jajanan ini yaitu sejak 15 tahun lalu.
Jajanan jadul ini berlokasi di sebelah Mangkunegara Solo dan sangat mudak ditemukan saat melintas disana.
Untuk alamat lengkapnya di Jl. Ronggowarsito, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta setiap hari selain Minggu beliau jualannya di depan MTA.
Untuk jam bukanya sendiri, Petolo sudah memulainya mulai dari jam 12 siang sampai jam 7 malam.
Beliau berjualan petolo Mayang meneruskan usaha turun temurun yang sudah ada sejak dulu.
Untuk harga petolo Mayang cukup murah, yaitu Rp 5.000 saja dengan berbagai macam toping seperti serabi dan selendang mayang.
"Setiap harinya penjualan petolo Mayang tidak menentu, kalau sedang rame bisa dapet Rp 500.000 sedangkan kalau sepi dapatnya hanya setengahnya" ujar pak Petolo (23/2). (Mg 7/nda)
Editor : Nindia Aprilia