Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tidak Jauh dari Kota Solo, Ada Umbul Ngabean di Boyolali yang Dulunya Jadi Pemandian Favorit Raja

Reinaldo Suryo Negoro • Minggu, 25 Februari 2024 | 19:54 WIB

 

Umbul Ngabean, salah satu wisata kolam bersejarah yang tidak jauh dari Kota Solo. (DOK. PRIBADI/Tricia Margareta)
Umbul Ngabean, salah satu wisata kolam bersejarah yang tidak jauh dari Kota Solo. (DOK. PRIBADI/Tricia Margareta)

SOLOBALAPAN.COM - Umbul Ngabean merupakan salah satu umbul di daerah Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.

Salah satu dari banyaknya umbul yang ada di Kota Susu itu.

Jika dari pusat Kota Solo, umbul ini bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih setengah jam.

Umbul Ngabean ini berdiri sejak tahun 80'an dan berada tangan di pihak ketiga untuk dikelola menjadi tempat wisata.

Hingga kini banyak warga dari luar daerah maupun orang penting yang datang ke Umbul Ngabean untuk sekedar mandi atau meminta keinginan.

Menurut salah satu keturunan keraton yakni Manggung (72), beliau mengatakan bahwa dulunya tempat ini digunakan sebagai pemandian raja keraton.

Banyak orang datang untuk meminta agar apa yang menjadi keinginan dapat terkabul.

Hal ini sudah ada dari dulu saat raja Pakubuwana X masih sering mandi di Umbul Ngabean tersebut.

Pasalnya, dulu banyak warga yang mempercayai apa yang diinginkan akan terkabul bila berdoa di pendopo Umbul Ngabean.

Namun, hingga berjalanya waktu banyak warga yang hanya datang untuk mandi dan menyegarkan pikiran saja.

Dengan sejarahnya sebagai pemandian raja, tentu Umbul Ngabean dibangun dengan mewah.

Nuansa Keraton Solo begitu kental begitu masuk ke kolam pemandian ini.

Di Umbul Ngabean tersebut terdapat peninggalan sejarah dari keraton, yakni ‘Pesanggrahan’ yang dibawa oleh Pakubuwana X.

Wardoyo selaku pengelola wisata Umbul Ngabean pun menjelaskan mengenai pesanggrahan tersebut.

“Peninggalanya itu pesanggrahan, pesanggrahan itu sebagai tempat istirahat raja," jelas Wardoyo.

"Jadi kalau raja Pakubuwana X itu sedang lelah, capek, beliau datang kesini untuk istirahat sama mandi.

"Beliau juga pernah membawa permaisuri dan para selir selirnya untuk mandi di sini,” ungkapnya.

Namun, kini siapa saja diperkenankan berkunjung ke Umbul Ngabean.

Bahkan, tidak sedikit juga lansia yang datang ke umbul ini.

Beberapa datang untuk merasakan terapi dari air dan bebatuan yang ada di Umbul Ngabean tersebut.

Pria yang sudah bekerja sebagai pengelola Umbul Ngabean sejak tahun 2011 mengatakan bahwa banyaknya pendatang itu tergantung harinya.

Dikatakannya, banyak orang berkunjung ke Umbul Ngabean saat libur nasional.  (mg8/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#wisata #umbul ngabean #Keraton #raja #solo