SOLOBALAPAN.COM - Perayaan Imlek jadi perayaan hari besar yang dinantikan oleh setiap masyarakat Tionghoa dimanapun termasuk di Kota Solo.
Ada banyak hidangan khas yang disajikan untuk melengkapi nuansa Imlek yang lebih khidmat.
Salah satu hidangan khas Imlek tersebut adalah yu sheng.
Yu sheng ini merupakan hidangan salad yang diiris dengan halus.
Di dalamnya berisikan sayur dan buah serta tambahan ikan salmon atau tuna di atasnya.
Dilansir dari Jawapos.com, ternyata hidangan yu sheng ini memiliki filosofi dan makna yang tak boleh kamu lewatkan.
Kira-kira apa sih filosofi dan makna dari hidangan khas yang satu ini?
Buat kamu yang penasaran, yuk simak filosofi yang ada di dalam yu sheng berikut ini:
1. Simbol kesejahteraan
Masing-masing bahan dalam Yu Sheng mengandung arti simbolis yang mencerminkan aspirasi untuk kebahagiaan, kelimpahan, serta keberuntungan dalam kehidupan.
2. Tingkat keberuntungan dengan Tossing (Lo Hei)
Ketika akan menyantap Yu Sheng, diharuskan melakukan ritual "Lo Hei" atau "Tossing".
Bersama-sama, semua orang di meja melemparkan bahan Yu Sheng ke udara.
Hal ini menggambarkan peningkatan keberuntungan dan kesuksesan yang akan datang.
3. Doa dan harapan positif
Ketika menikmati hidangan, biasanya diungkapkan doa-doa dan aspirasi positif untuk mencapai kebahagiaan, keberuntungan, serta kesuksesan.
Nah, itu dia seluruh makna dan filosofi dari hidangan yu sheng, hidangan khas ketika imlek yang wajib diketahui warga Tionghoa Solo. (mg6/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro