SOLOBALAPAN.COM - Banyak sekali kuliner yang menjadi ciri khas Kota Solo. Selain nasi liwet yang terkenal, juga ada bubur lemu yang tak boleh dilewatkan.
Bubur lemu merupakan olahan bubur gurih yang berbahan beras, santan, dan berbagai macam bumbu.
Beberapa pelengkap ditambahkan agar cita rasa dari bubur lemu unu semakin nikmat.
Pelengkap untuk menyajikan bubur lemu terdiri dari opor ayam, sambel goreng krecek, dan tahu.
Karena semua pelengkap itu mengandung protein, maka bubur ini dinamakan bubur lemu atau dalam bahasa indonesia itu bubur gemuk.
Kuliner ini memiliki makna kesederhanaan dan kesetaraan karena bubur ini bisa dinikmati oleh semua kalangan mulai dari rakyat biasa hingga kalangan pejabat.
Pasalnya, bubur lemu ini harganya murah jadi bisa dijangkau oleh semua kalangan.
Menurut segi pandang sosiologi, bubur sendiri merupakan makanan tradisional sejak zaman kerajaan yang tak terjebak dalam kasta sosial.
Maka dari itu, keluarga kerajaan maupun orang biasa bisa mengkonsumsi bubur dan juga digunakan untuk sesaji.
Bubur lemu yang gurih dan lembut dihidangkan dengan berbagai pelengkap yang bergizi padat sangan cocok disajikan untuk orang yang sedang sakit dan dihidangkan ketika musim hujan.
Seporsi bubur lemu, biasanya dibandrol dari 5 ribu hingga 20 ribu tergantung topping yang dipilih.
Biasanya bubur lemu dijual bebarengan dengan nasi liwet dan cukup mudah dicari di Kota Solo. (mg6/rei)