SOLOBALAPAN.COM - Selain dikenal dengan keindahan wisata bersejarahnya, Kota Solo juga memikat para pelancong dengan kekayaan kuliner yang lezat.
Jika Anda berminat menjelajahi keunikan kuliner Solo, Pasar Gede yang terletak di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Kepatihan Wetan, Jebres, menjadi destinasi yang wajib dikunjungi.
Salah satu jajanan tradisional khas Kota Solo di Pasar Gede yang patut dicoba adalah lenjongan.
Berawal sejak masa penjajahan Belanda pada abad ke-20, lenjongan menjadi makanan khas yang diolah dari singkong untuk memuaskan selera rakyat Indonesia.
Jajanan ini memiliki beragam varian, mulai dari Gendar, Klepon, Sawut, Jongkong, Gatot, Getuk, Tiwul, Cenil, Klepon, Ketan hitam, Ketan putih, hingga Jagung (Grontol).
Berdasarkan informasi dari laman surakarta.go.id, lenjongan dikenal sebagai jajanan pasar yang mayoritas terbuat dari singkong.
Harga yang terjangkau, Rp 3.000 per bungkus, membuatnya menjadi pilihan favorit warga Kota Solo.
Menariknya, lenjongan tidak mengandung pengawet atau pewarna buatan.
Hal ini menjadikannya pilihan kudapan yang lebih alami.
Lenjongan dapat disajikan sesuai selera pembeli, mulai dari memilih varian tertentu seperti gatot dan tiwul, cenil dan ketan, hingga mencoba semuanya sekaligus.
Rasa kenyal yang menjadi ciri khas semua varian lenjongan, memberikan pengalaman kuliner yang memikat.
Parutan kelapa yang melapisi jajanan ini bersama dengan gula pasir atau gula merah cair, menambah cita rasa manis yang menggoda.
Bagi pecinta kuliner tradisional, menjelajahi Pasar Gede Solo untuk menikmati kelezatan lenjongan adalah suatu pengalaman yang tidak boleh terlewatkan.
Dengan sentuhan gurih dari kelapa parut dan kelembutan singkong, lenjongan memberikan pengalaman kuliner yang sarat dengan sejarah dan cita rasa yang khas.(mg5/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro