Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Pesona Alam Klaten Makin Menjadi Daya Tarik, Apalagi Hamparan Sawah dan Perbukitan di Desa Burikan

Angga Purenda • Kamis, 28 Desember 2023 | 17:49 WIB

 

MENYEGARKAN MATA: Jalan pertanian dengan pemandangan alam indah di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten.
MENYEGARKAN MATA: Jalan pertanian dengan pemandangan alam indah di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten.

SOLOBALAPAN.COM - Klaten menyimpan potensi alam yang indah dan cantik yaitu area persawahan dan juga bukit hijau. Lokasi tepatnya berada di DESA Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten letaknya berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta.

Kawasan ini merupakan hamparan persawahan yang luas dan berada di pinggiran kampung. Sehingga sangat cocok bagi yang menyukai pemandangan hijau.

Hamparan sawan ini hanya ditanami padi saat musim penghujan dan berganti dengan tanaman palawija saat musim kemarau. Sehingga sudah jelas bahwa area persawahan ini akan tetap hijau selama bukan musim panen.

 

Kawasan sawah tersebut kerap menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah untuk mendatanginya.

Mereka terpikat dengan keindahan sawah ketika padi mulai menghijau. Terlebih lagi dipadukan dengan panorama perbukitan seribu di kejauhan yang menyegarkan mata.

Pemandangan di area persawahan Desa Burikan, semakin indah dengan jalan setapak cor lurus yang membelah pada bagian tengah.

Sedangkan pada ujung yang mengarah ke perbukitan. Jalan pertanian itu beruapa jalan lurus dan memanjang dari ujung kampung hingga ujung sungai.

Pada pertengahan Desember saat Jawa Pos Radar Solo mendatangi lokasi, para petani baru mulai menyiapkan lahan. Mereka mulai menanam padi di sawah.

Diperkirakan dalam waktu dua bulan kedepan, area persawahan itu akan menyuguhkan pemandangan hamparan padi yang menghijau dengan catatan tidak terdampak banjir saat musim hujan.

“Memang saat pagi dan sore banyak orang yang berdatangan ke area persawahan untuk jogging, maupun menikmati panorama alam di lokasi ini. Terutama saat akhir pekan,” Kepala Desa Burikan Surata kepada Jawa Pos Radar Solo, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Surata menjelaskan, jalan yang dicor itu merupakan jalan usaha pertanian, sekaligus jalur evakuasi.

Hal itu karena tanggul sungai di sebelah ujung dari jalan tersebut kerap kali jebol saat musim hujan tiba.

Sementara itu, salah satu warga setempat, Febri, 24, menjelaskan, kawasan di Desa Burikan tersebut sering kali disebut dengan istilah Kulonprogone Klaten.

Mengingat panorama alam yang disuguhkan mirip dengan area persawahan di Kulonprogo, DIJ yang dikenal Instagramable.

“Banyak orang dari jauh-jauh datang untuk bersepeda maupun jalan-jalan menikmati pemandangan alam. Dulu juga ada pernah warga yang menyewakan skuter listrik. Tapi sekarang sudah tidak ada,” ucap Febri.

Febri juga menjelaskan bahwa moment terbaik yaitu saat tanaman padi yang mulai menghijau, ditambah dengan backgroundnya yaitu bukit seribu di Gunungkidul. Hal ini makin mempercantik pemandangannya. (ren/nik/nda)

Photo
Photo
GAYENG: Handoko bersama Presiden Jokowi,Ketua Paguyuban Penerima Manfaat Tora dan PS Banyuwangi Yulia Herlina, dan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di acara Matur Nuwun Pak Jokowi Rabu (27/12)
GAYENG: Handoko bersama Presiden Jokowi,Ketua Paguyuban Penerima Manfaat Tora dan PS Banyuwangi Yulia Herlina, dan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di acara Matur Nuwun Pak Jokowi Rabu (27/12)
Editor : Nindia Aprilia
#klaten #bukit #persawahan