Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Wow, 200 Ribu Wisatawan Diprediksi Akan Kunjungi Klaten Saat Libur Nataru, Ini Karena Banyak WIsata Airnya

Angga Purenda • Selasa, 26 Desember 2023 | 18:44 WIB
SEGAR: Pengunjung menikmati kesegaran kolam Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Wisata air masih jadi primadona selama libur Nataru.
SEGAR: Pengunjung menikmati kesegaran kolam Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Wisata air masih jadi primadona selama libur Nataru.

 

SOLOBALAPAN.COM – Moment lbur natal dan tahun baru atau Nataru, dimanfaatkan oleh Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten untuk memprediksi jumlah wisatawan. Pada moment ini terdapat sekitar 200 ribu orang yang berkunjung.

Wisatawan tersebut mengunjungi beberapa spot wisata yang ada di Klaten salah satunya wisata kolam umbul pelem.

Sejumlah objek wisata memang telah dipersiapkan dan dilakukan renovasi jelang liburan. Karena sudah adanya prediksi lonjakan pengunjung.

”Kami telah membentuk tim monitor ke sejumlah lokasi objek wisata. Kami prediksi puncak kunjungan wisatawan ya Senin (25/12) ini karena hari libur nasional,” ucap Kepala Disbudporapar Klaten Sri Nugroho, kemarin (25/12).

Sri Nugroho menjelaskan, secara keseluruhan ada 35 desa wisata dan 29 kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang mengelola objek wisata di Klaten. Ditambah destinasi yang dikelola Pemkab Klaten seperti Objek Mata Air Cokro (OMAC), pemandian Jolotundo, Bukit Sidoguro hingga Rowo Jombor.

Diakuinya wisata air masih menjadi daya magnet tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung di Klaten. Salah satunya OMAC yang baru saja dibuka kembali pada Minggu (24/12) setelah enam bulan menjadi renovasi.

”Ada juga Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Ketika puncaknya bisa mencapai 3.000 pengunjung per hari. Memang selama ini dikenal sebagai destinasi yang paling ramai. Masih ada juga Ponggok yang juga menjadi pilihan wisatawan,” ucap Sri Nugroho.

Pihaknya telah meminta kepada seluruh pengelola objek wisata untuk mempersiapkan diri dalam menerima puncak kunjungan wisatawan selama Nataru kali ini.

Terutama keselamatan dan keamanan pengunjung lebih diutamakan. Salah satunya dengan menerapkan standar operasinal prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Kapolres Klaten AKBP Warsono menjelaskan, berbagai persiapan rekayasa lalu lintas pada ruas jalan menuju tempat wisata telah disiapkan. Termasuk sarana-prasarana seperti traffic cone hingga barikade.

”Untuk kegiatan wisata akan mengalami peningkatan. Begitu juga arus kendaraan akan mengalami hal yang sama. Sehingga manajemen rekayasa lalu lintas perlu disiapkan,” ucap Warsono.

Kemudian Warsono juga menjelaskan terkait objek wisata yang jadi sorotan yaitu candi prambanan. Pasalnya candi prambanan di malam pergantian tahun nanti akan menyelenggarakan acara yang dihadiri banyak orang.

Oleh sebab itu arus lalu lintas harus benar-benar diperhatikan. Nantinya akan melakukan koordinasi dengan Polres Sleman untuk permasalahan ini. (ren/adi/nda)

KUNJUNGAN NATAL: Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan bingkisan Natal pada Uskup Agung Semarang Romo Robertus Rubiyatmoko Senin (25/12). (Humas Pemkot Semarang)
KUNJUNGAN NATAL: Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan bingkisan Natal pada Uskup Agung Semarang Romo Robertus Rubiyatmoko Senin (25/12). (Humas Pemkot Semarang)
INSPIRATIF: Owner CV Ayunda Permata Sejahtera Bambang Budianto (kanan) menerima penghargaan Tokoh Pengusaha Peduli Pembangunan dalam event Madura Awards 2023 dari Direktur JPRM Abdul Aziz. (DOK JPRM)
INSPIRATIF: Owner CV Ayunda Permata Sejahtera Bambang Budianto (kanan) menerima penghargaan Tokoh Pengusaha Peduli Pembangunan dalam event Madura Awards 2023 dari Direktur JPRM Abdul Aziz. (DOK JPRM)
Editor : Nindia Aprilia
#wisata #klaten #umbul pelem #lonjakan #air