SOLOBALAPAN.COM - Tahok merupakan camilan tradisional yang kerap dinikmati oleh masyarakat Tionghoa. Tahok sudah masuk ke Indonesia dan juga menjadi kuliner tradisional yang ada di berbagai kota seperti di Solo.
Tahok memiliki tekstur seperti pudding yang lembut dan lumer saat dimakan. Kelembutan dari kuliner ini hampir mirip dengan bubur sumsum.
Kuliner yang satu ini bisa ditemui di Solo, salah satu lokasinya yaitu ada di Kawasan Pasar Gede. Semangkuk Tahok ini bisa dibeli dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp 8.000.
Kuah dari kuliner Tahok ini terbuat dari campuran jahe bakar, gula merah, daun pandan, dan sedikit sereh.
Tentunya Tahok yang dipadukan dengan air jahe menambah kenikmatan kuliner satu ini. Apalagi menyantabnya saat malam hari dan dengan cuaca yang dingin.
Berbagai campuran yang dbuat untuk kuliner satu ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh.
Mengonsumsi Tahok yang kaya akan kalsium akan memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis. Selain itu juga menunda terjadinya menopouse dan sebagai pencegah kangker prostat bagi kaum laki-laki.
Selain itu ternyata mengonsumsi Tahok secara teratur dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Hal ini bisa dirasakan selama 2 bulan mengonsumsi makanan ini.
Selain jadi kuliner, ternyata Tahok juga bisa dijadikan menu diet guna menurunkan berat badan dan mengatasi terjadinya obesitas.
Cita rasa Tahok ini terbilang tidak terlalu pedas meskipun menggunakan campuran jahe dalam pembuatannya. Oleh karena itu kuliner ini masih cocok saat dikonsumsi oleh anak-anak karena cita rasaya yang masih masuk di lidah anak.
Sayangnya kuliner yang satu ini sudah mulai tergantikan oleh obat-obatan dan penjual Tahok sudah jarang ditemui. (nda)
Editor : Nindia Aprilia