SOLOBALAPAN.COM - Pernah mencoba minuman tradisional bernama es sinom? Minuman khas Jawa Timur ini dikenal dengan perpaduan rasa asam dan manis yang menyegarkan.
Berasal dari tradisi jamu, sinom kini juga dinikmati dengan tambahan es batu sehingga terasa lebih segar saat diminum.
Baca Juga: Klarifikasi KPK Soal Video Viral Jemput Paksa Nusron Wahid: Itu Bukan Tim Penyidik Kami!
Bahan untuk membuat es sinom cukup sederhana, yaitu daun asam muda, kunyit, gula batu, air, dan es batu. Daun asam dan kunyit direbus bersama air hingga sarinya keluar. Setelah itu, air rebusan disaring dan diberi gula batu hingga larut. Minuman kemudian didinginkan dan disajikan dengan es batu.
Nama sinom berkaitan dengan daun asam yang masih muda sebagai bahan utama minuman ini. Dalam bahasa Jawa, kata sinom dikenal sebagai sebutan untuk daun muda. Penggunaan daun asam muda inilah yang menjadi ciri khas minuman tradisional tersebut.
Di Jawa Timur, sinom dikenal sebagai salah satu minuman yang berkaitan dengan tradisi jamu. Rasanya yang asam dan manis membuatnya berbeda dari beberapa jenis jamu lain yang cenderung pahit.
Baca Juga: Sentil Kualitas Pundit Lokal, John Herdman Justru Ngaku Ingin Dengar Kritik Bambang Pamungkas
Minuman ini juga dikenal di sejumlah daerah di Jawa Timur dan bisa dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin, sesuai cara penyajiannya.
Bahan-bahan dalam es sinom memberikan rasa dan aroma yang khas. Daun asam muda menjadi bahan utama, sedangkan kunyit memberikan warna kuning dan aroma rempah. Gula batu digunakan untuk menambah rasa manis, sementara es batu membuat minuman terasa lebih segar saat disajikan.
Baca Juga: Segar dan Bergizi, 6 Buah ini Cocok untuk Mengawali Hari dengan Sehat
Selain dikenal sebagai minuman tradisional, sinom juga menggunakan bahan herbal yang telah lama dimanfaatkan dalam pengolahan jamu. Kunyit, misalnya, mengandung kurkumin yang telah diteliti terkait aktivitas antioksidan dan antiperadangan.
Es sinom menjadi salah satu minuman tradisional Jawa Timur yang masih dikenal hingga sekarang. Bahan-bahannya sederhana dengan perpaduan rasa asam dan manis yang khas. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber