Bukan Daging Kepiting? Ini Rahasia di Balik Crab Stick yang Sering Ada di Sushi dan Salad

tim solobalapan • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:45 WIB
ilustrasi, olahan masakan dengan campuran crab stick(AI Generated).
ilustrasi, olahan masakan dengan campuran crab stick.

SOLOBALAPAN.COM-Crab stick kerap dijumpai dalam berbagai hidangan, mulai dari sushi, salad, hingga aneka olahan seafood. Bentuknya menyerupai daging kaki kepiting dengan perpaduan warna merah-oranye dan putih yang khas. Namun, di balik tampilannya yang menggugah selera, crab stick umumnya justru dibuat dari daging ikan yang diolah menggunakan teknologi pangan.

Produk ini dikenal sebagai imitation crab atau kepiting imitasi. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), surimi merupakan produk protein ikan yang dapat digunakan sebagai bahan dasar makanan olahan untuk menyerupai daging kepiting, udang, lobster, dan jenis makanan laut lainnya.

Bahan utama crab stick umumnya adalah surimi, yakni daging ikan yang dihaluskan dan dicuci untuk menghasilkan bahan berprotein dengan karakteristik tertentu. Beberapa jenis ikan yang dapat digunakan antara lain pollock, cod, dan Pacific whiting.

Baca Juga: Kenapa Namanya Pempek Kapal Selam? Ini Cerita di Balik Kuliner Khas Palembang

Dalam proses pembuatannya, daging ikan terlebih dahulu dipisahkan dari tulang, kemudian digiling dan dicuci. Bahan tersebut selanjutnya dicampur dengan sejumlah bahan tambahan, seperti pati, garam, gula, air, putih telur, serta perisa, bergantung pada formulasi produk.

Adonan kemudian diproses menggunakan pemanasan dan teknik pembentukan tertentu hingga menghasilkan tekstur berserat yang menyerupai daging kepiting. Informasi mengenai proses tersebut juga dijelaskan dalam dokumen FDA tentang pelabelan produk seafood olahan.

Baca Juga: Bukan Cuma Wedang Ronde, Ini 6 Olahan Bola Ketan Khas Berbagai Negara Asia yang Menggugah Selera

Mengapa Crab Stick Berwarna Merah dan Putih?

Salah satu ciri paling mudah dikenali dari crab stick adalah bagian luarnya yang berwarna merah-oranye, sedangkan bagian dalamnya berwarna putih. Tampilan tersebut dibuat untuk menyerupai daging kaki kepiting yang telah dimasak.

Warna dan rasa produk dapat dihasilkan melalui penggunaan bahan pewarna serta perisa yang sesuai dengan formulasi masing-masing produsen. Beberapa produk juga menggunakan ekstrak kepiting, tetapi tidak semua crab stick mengandung bahan tersebut.

Baca Juga: Musim Mangga? Ini 7 Olahan Berbahan Dasar Buah Mangga yang Segar dan Menggugah Selera

Karena itu, crab stick tidak selalu sepenuhnya bebas dari bahan kepiting. Konsumen perlu memeriksa daftar komposisi pada kemasan untuk mengetahui bahan yang benar-benar digunakan.

Populer sebagai Bahan Berbagai Hidangan

Penggunaan crab stick semakin dikenal karena bahan ini praktis dan mudah dipadukan dengan berbagai jenis makanan. Teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang gurih membuatnya cocok untuk beragam kreasi kuliner.

Beberapa hidangan yang menggunakan crab stick antara lain:

1.Sushi dan California roll, sebagai isian yang dipadukan dengan nasi, nori, mentimun, atau alpukat.

2. Salad seafood, dicampur dengan sayuran, jagung, dan saus, 

3. Sup, sebagai pelengkap hidangan berkuah.

4. Camilan goreng, seperti crab stick goreng tepung atau lumpia isi crab stick

5. Olahan mi dan pasta, sebagai tambahan untuk memberikan tekstur dan cita rasa seafood.

Selain praktis, crab stick umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan daging kepiting asli. Meski demikian, harga dan kualitasnya tetap bergantung pada merek, komposisi, dan tempat penjualan.

Baca Juga: 5 Olahan Sosis yang Mudah Dibuat, Biar Lauk Harian Nggak Membosankan

Bagaimana Kandungan Gizi Crab Stick?

Karena umumnya berbahan dasar ikan, crab stick dapat menjadi sumber protein. Namun, kandungan gizinya tidak selalu sama dengan ikan segar maupun daging kepiting asli.

Produk ini dapat mengandung pati, gula, garam, serta bahan tambahan lainnya. Oleh sebab itu, kandungan protein, karbohidrat, lemak, dan natrium dapat berbeda antara satu merek dan merek lainnya.

Baca Juga: 5 Olahan Tempe Khas Daerah yang Bisa Dicoba, Nggak Cuma Digoreng

Bagi konsumen yang memperhatikan asupan gizi, membaca tabel informasi nilai gizi pada kemasan menjadi langkah penting sebelum membeli. Perhatikan pula informasi alergen karena produk tertentu dapat mengandung ikan, telur, kedelai, gandum, atau bahan dari krustasea.(Carrieolis Ratu Lathiifu)

Editor : Kabun Triyatno
carrieolis ratu crab stick surimi olahan pangan hidangan