SOLOBALAPAN.COM - Xiao long bao merupakan dumpling khas Tiongkok yang memiliki isian daging dan kuah gurih. Saat digigit, kuah panas akan keluar dari dalam kulitnya. Namun, cairan tersebut ternyata tidak dimasukkan langsung ke dalam dumpling dalam bentuk kuah biasa.
Rahasia xiao long ada pada meat aspic, yaitu kaldu daging yang didinginkan hingga berubah menjadi gel padat.
Baca Juga: Singapura Subsidi Biaya Berobat akibat Kabut Asap, Warga yang Memenuhi Syarat Cukup Bayar SGD 10
Kaldu ini umumnya dibuat dari bahan kaya kolagen, seperti kulit dan tulang babi. Setelah dimasak cukup lama, kaldu akan mengental saat suhunya turun.
Gel kaldu tersebut kemudian dipotong kecil-kecil dan dicampurkan dengan daging sebagai isian. Campuran itu dibungkus dengan kulit dumpling, lalu dilipat rapat sebelum dikukus.
Saat terkena panas, gel kaldu akan mencair kembali menjadi cairan. Kuah tersebut kemudian terkumpul di dalam dumpling bersama isian daging. Teknik inilah yang membuat xiao long bao berbeda dari dumpling biasa.
Baca Juga: Wajib Tahu! 10 Trik Sederhana Ini Bikin Urusan Dapur Jadi Jauh Lebih Mudah
Proses pembuatannya juga membutuhkan perhatian pada kulit dan lipatannya. Kulit harus cukup tipis agar mudah dimakan, tetapi tetap kuat menahan kuah saat dikukus. Jika robek atau tidak tertutup rapat, cairan bisa bocor sebelum disajikan.
Karena kuahnya masih panas, xiao long bao biasanya diletakkan di atas sendok saat disantap. Kulitnya bisa digigit sedikit terlebih dahulu untuk menyeruput kuah sebelum memakan seluruh dumpling.
Jadi, kuah dalam xiao long bao bukan berasal dari cairan yang disuntikkan setelah dumpling selesai dibuat. Kaldu dimasukkan sejak awal dalam bentuk gel, lalu mencair saat dikukus. Teknik tersebut menjadi kunci dari dumpling khas Tiongkok yang memiliki kuah di dalamnya. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber