SOLOBALAPAN.COM - Bugis mandi merupakan jajanan tradisional berbahan tepung ketan dengan tekstur kenyal. Kue ini diisi dengan campuran kelapa parut dan gula merah, lalu disajikan dengan kuah santan putih. Perpaduan rasa manis dan gurih menjadi salah satu ciri khas yang membedakannya dari kue bugis biasa.
Cara membuat bugis mandi sebenarnya cukup sederhana. Tepung ketan diolah menjadi adonan, kemudian diisi dengan kelapa parut yang sudah dimasak bersama gula merah. Setelah dibentuk bulat dan dimasak hingga matang, kue disajikan dengan kuah santan sebagai pelengkap.
Baca Juga: Boyolali Geger Siang Ini! Tukang Tambal Ban Ditembak Orang Tak Dikenal Berhelm dekat Kejari
Kuah santan menjadi bagian yang membuat jajanan ini berbeda. Rasa gurihnya berpadu dengan manisnya isian kelapa dan gula merah, sedangkan adonan ketan memberikan tekstur kenyal saat dimakan.
Bugis mandi juga kerap dikaitkan dengan kue mendut yang dikenal di Jawa. Keduanya memiliki kemiripan dari segi bahan dan penyajian, meskipun nama serta resepnya bisa berbeda-beda di setiap daerah. Kue bugis umumnya dibungkus dengan daun pisang, sedangkan bugis mandi disajikan dengan kuah atau balutan santan.
Baca Juga: Tips Foto ala Digicam Pakai HP, Hasilnya Estetik dan Vintage
Di Jawa, mendut tidak hanya dikenal sebagai jajanan pasar, tetapi juga ada pada tradisi masyarakat. Di Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, kue mendut menjadi bagian dari seserahan dalam tradisi pernikahan.
Dalam tradisi tersebut, mendut dimaknai sebagai harapan agar pasangan pengantin dapat menjaga hubungan dan menjalani kehidupan rumah tangga dengan langgeng. Makna ini merupakan bagian dari kebiasaan masyarakat setempat dan tidak bisa langsung dianggap berlaku di semua daerah.
Baca Juga: Memori HP Penuh Padahal Foto Tidak Banyak? Coba 5 Cara Ini Sebelum Hapus Kenangan
Kemiripan antara bugis mandi dan mendut menunjukkan bahwa jajanan tradisional dapat memiliki nama dan cara penyajian yang berbeda di setiap wilayah. Karena itu, penyebutan keduanya perlu melihat kebiasaan masyarakat serta resep yang digunakan.
Dengan bahan yang sederhana, bugis mandi tetap memiliki ciri khas melalui tekstur ketan, isian kelapa manis, dan kuah santannya. Jajanan ini menjadi salah satu contoh kuliner tradisional yang menarik dikenali, baik dari rasa maupun variasi penyajiannya. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber