Sawo Hijau, Buah Unik dan Lezat yang Mulai Jarang Ditemui dan Dikenal Masyarakat

tim solobalapan • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi, Buah Sawo Hijau ,Buah Unik dan Lezat yang Mulai Jarang Ditemui dan Dikenal Masyarakat(ChatGPT)
Ilustrasi, Buah Sawo Hijau ,Buah Unik dan Lezat yang Mulai Jarang Ditemui dan Dikenal Masyarakat. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM-Indonesia memiliki beragam jenis buah tropis yang tumbuh di berbagai daerah. Selain buah yang populer seperti mangga, rambutan, durian, dan sawo, terdapat pula buah yang kini mulai jarang dikenal oleh masyarakat. Salah satunya adalah sawo hijau, yang di sejumlah daerah dikenal dengan nama kenitu atau sawo duren.

Sawo hijau memiliki nama ilmiah Chrysophyllum cainito L. dan termasuk dalam famili Sapotaceae. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Hindia Barat, kemudian menyebar ke berbagai wilayah tropis, termasuk Indonesia. Di Indonesia, kenitu banyak dijumpai terutama di wilayah Jawa. 

Sawo hijau memiliki buah berbentuk bulat hingga bulat telur dengan diameter sekitar 5–10 sentimeter. Kulitnya licin dan mengilap, dengan warna yang dapat berupa hijau pucat, hijau kekuningan, hingga keunguan tergantung varietasnya.

Baca Juga: 8 Surga Kuliner Legendaris di Pasar Nongko Solo: Dari Gendar Pecel hingga Es Buah Jumbo yang Menyegarkan

Keunikan buah ini semakin terlihat ketika dibelah. Daging buahnya berwarna putih hingga keunguan, bertekstur lembut, mengandung banyak sari buah, dan memiliki rasa manis. Sementara itu, susunan ruang bijinya dapat membentuk pola menyerupai bintang apabila buah dipotong melintang. Karena karakteristik tersebut, sawo hijau dikenal di berbagai negara dengan nama star apple.

Dikenal dengan Banyak Nama

Salah satu hal menarik dari sawo hijau adalah banyaknya nama lokal yang digunakan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga: Dagingnya Menghitam Saat Matang, Kenapa Black Sapote Dijuluki Buah Puding Cokelat?

Di Jawa, buah ini dikenal sebagai sawo ijo atau apel ijo. Masyarakat Sunda mengenalnya sebagai sawo hejo, sedangkan di Banten terdapat penyebutan sawo kadu. Sementara itu, di Jawa Timur buah ini dikenal dengan nama kenitu atau manécu.

Keragaman nama tersebut memperlihatkan bagaimana satu jenis tanaman dapat memiliki identitas berbeda berdasarkan bahasa dan kebiasaan masyarakat setempat.

Pohonnya Bisa Tumbuh Hingga Puluhan Meter

Baca Juga: Mengenal 7 Jenis Durian “Si Raja Buah” dan Karakter Rasanya

Tidak hanya buahnya yang menarik, pohon sawo hijau juga memiliki ukuran yang cukup besar. Tanaman ini merupakan pohon tahunan yang dapat mencapai tinggi sekitar 30 meter. Batangnya berkayu dan pada bagian tertentu dapat mengeluarkan getah putih atau lateks ketika terluka.

Daunnya juga memiliki ciri khas. Bagian atas daun berwarna hijau, sedangkan bagian bawahnya dapat tampak kecokelatan atau keemasan karena ditutupi rambut-rambut halus.

Pohon kenitu dapat dimanfaatkan sebagai tanaman buah sekaligus tanaman peneduh. Buahnya umumnya dikonsumsi dalam keadaan segar.

Mulai Jarang Ditemui

Baca Juga: Mengenal Kepel, Buah Langka yang Menyimpan Sejarah di Tanah Jawa

Sebutan “mulai jarang” lebih tepat digunakan untuk menggambarkan popularitas dan kemudahan menemukan buah tersebut di masyarakat tertentu. Dibandingkan buah komersial yang banyak dibudidayakan, sawo hijau memang tidak terlalu umum ditemukan dalam perdagangan modern.

Kondisi tersebut membuat sebagian generasi muda mungkin tidak lagi mengenali buah yang dahulu tumbuh di pekarangan atau lingkungan pedesaan.

Kekayaan Buah Lokal yang Perlu Dikenalkan

Baca Juga: Uniknya Yakon Dieng, Umbi yang Bisa Dimakan Mentah seperti Buah

Keberadaan sawo hijau menunjukkan bahwa kekayaan buah tropis Indonesia tidak hanya berasal dari jenis yang populer di pasaran. Buah seperti kenitu memiliki keunikan tersendiri, baik dari bentuk, rasa, maupun nama lokal yang berkembang di berbagai daerah.

Mengenalkan kembali sawo hijau juga dapat membantu menjaga pengetahuan mengenai tanaman buah yang mulai kurang dikenal. Apalagi, setiap nama lokal yang melekat pada buah tersebut menyimpan bagian dari kekayaan bahasa dan budaya masyarakat.

Baca Juga: Kekuatan Antioksidan Buah Pir, Benteng Ampuh Penjaga Imun Tubuh

Sawo hijau mungkin tidak sepopuler sawo yang biasa ditemukan dipasar, tetapi keunikannya membuat buah ini layak untuk kembali diperkenalkan. Dari kulit hijau, daging buah manis dan lembut, hingga pola bintang saat dibelah, sawo hijau atau kenitu menjadi salah satu buah tropis yang memperlihatkan betapa beragamnya kekayaan hayati yan ada disekitar kita.(Carrieolis Ratu Lathiifu)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
carrieolis ratu sawo hijau kenitu sawo duren Buah Tropis