Bongko Kopyor/Pis Kopyor, Jajanan Tradisional Khas Gresik yang Gurih dan Manis

tim solobalapan • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 17:33 WIB
Ilustrasi, Bongko Kopyor/Pis Kopyor, Jajanan Tradisional Khas Gresik yang Gurih dan Manis(ChatGPT)
Ilustrasi, Bongko Kopyor/Pis Kopyor, Jajanan Tradisional Khas Gresik yang Gurih dan Manis. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM-Berbicara tentang jajanan tradisional Indonesia, setiap daerah memiliki makanan khas dengan cita rasa dan cerita tersendiri. Salah satunya adalah Bongko Kopyor, jajanan tradisional yang dikenal sebagai salah satu kuliner khas Gresik, Jawa Timur.

Bongko Kopyor memiliki perpaduan rasa manis dan gurih dengan tekstur lembut. Jajanan ini juga dikenal sebagai salah satu takjil khas Gresik yang banyak dijumpai saat Ramadan.

Perpaduan Beragam Bahan dalam Satu Bungkus

Keunikan Bongko Kopyor terletak pada banyaknya bahan yang dipadukan di dalamnya. Dalam berbagai resep, jajanan ini menggunakan tepung beras, santan, gula, sagu mutiara, pisang, nangka, kelapa muda atau kelapa kopyor, serta roti tawar.

Baca Juga: Unthuk Cacing, Jajanan Tradisional Renyah dengan Nama yang Unik

Perpaduan tersebut menghasilkan rasa yang kompleks. Santan memberikan rasa gurih, sementara gula, pisang, dan nangka menghadirkan rasa manis. Kelapa muda memberikan tekstur yang khas, sedangkan sagu mutiara menambahkan sensasi kenyal. Roti tawar juga menjadi salah satu isian yang membuat teksturnya semakin beragam.

Dibungkus dengan Daun Pisang

Salah satu ciri khas Bongko Kopyor adalah cara penyajiannya yang masih mempertahankan penggunaan daun pisang sebagai pembungkus. Berbagai bahan disusun di atas daun pisang, kemudian disiram dengan santan sebelum dibungkus dan dikukus.

Baca Juga: Klemet, Jajanan Tradisional Berbahan Singkong yang Legit dan manis

Proses pengukusan membuat seluruh bahan menjadi lebih lembut sekaligus membantu menyatukan aroma santan, pisang, nangka, dan daun pisang. Bentuk bungkusannya juga membuat Bongko Kopyor mudah dikenali sebagai jajanan tradisional.

Nama Bongko Kopyor memiliki kaitan dengan bahan penyusunnya. Salah satu sumber menjelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada bubur nangka dan kelapa kopyor. Dalam perkembangannya, isian Bongko Kopyor dapat ditemukan dengan tambahan seperti pisang, roti tawar, dan sagu mutiara.

Baca Juga: ,Kuliner Tradisional : Kue Gandos Nostalgia Jajanan Tradisional Khas Jawa yang Gurih

Menariknya, dalam praktik pembuatan saat ini, kelapa muda juga sering digunakan sebagai pengganti kelapa kopyor. Hal tersebut membuat Bongko Kopyor tetap dapat dibuat meskipun kelapa kopyor sulit diperoleh.

Takjil yang Identik dengan Ramadan

Bongko Kopyor memiliki hubungan yang kuat dengan tradisi berbuka puasa di Gresik. Saat Ramadan, jajanan ini banyak dijajakan sebagai menu takjil dan menjadi salah satu makanan yang dicari masyarakat untuk berbuka.

Teksturnya yang lembut serta perpaduan rasa manis dan gurih membuat Bongko Kopyor cocok disantap setelah seharian berpuasa. Keberadaannya di bulan Ramadan sekaligus membuat jajanan ini menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat Gresik.

Baca Juga: Potensi Ekonomi Durian: Strategi Inovasi Pascapanen Lewat Aneka Olahan Kuliner dan Peluang UMKM

Sekilas, Bongko Kopyor mungkin terlihat seperti bubur atau makanan manis biasa. Namun, ketika disantap, terdapat banyak tekstur yang dapat ditemukan dalam satu bungkus, mulai dari lembutnya bubur, kenyalnya sagu mutiara, lembutnya roti, hingga potongan pisang, nangka, dan kelapa.

Keberagaman bahan tersebut menjadi salah satu alasan Bongko Kopyor memiliki karakter berbeda dari jajanan tradisional lainnya.

Warisan Kuliner yang Perlu Dipertahankan

Di tengah berkembangnya berbagai jajanan modern, Bongko Kopyor menjadi salah satu makanan tradisional yang menarik untuk terus diperkenalkan. Pelestariannya tidak hanya penting untuk mempertahankan cita rasa, tetapi juga untuk menjaga identitas kuliner Gresik.

Baca Juga: Serabi Ngampin, Keunikan Kuliner Tradisional Ambarawa yang Manis, Gurih, dan Sarat Tradisi

Pengenalan Bongko Kopyor kepada generasi muda dapat dilakukan melalui pasar tradisional, festival kuliner, kegiatan budaya, hingga media sosial. Dengan demikian, makanan yang selama ini identik dengan bulan Ramadan tersebut tidak hanya dikenal oleh masyarakat setempat, tetapi juga dapat semakin dikenal di luar Gresik.

Bongko Kopyor menunjukan bahwa kekayaan kuliner Indonesia dapat lahir dari perpadan bahan-bahan sederhana. Pisang, nangka, kelapa, sagu mutiara, roti, dan santan berpadu dalam satu sajian yang lembut , manis, dan gurih.

Baca Juga: Wingko Babat Semarang, Kuliner dengan Cita Rasa Kelapa yang Khas

Lebih dari sekedar takjil, Bongko Kopyor menjadi bagian dari identitas kuliner Gresik yang menarik untuk terus dikenalkan dan dilestarikan.(Carrieolis Ratu Lathiifu)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : solobalapan
carrieolis ratu bongko kopyor kuliner tradisional takjil gresik