SOLOBALAPAN.COM - Ubi jalar termasuk bahan makanan yang sejak dulu cukup mudah ditemui. Biasanya umbi ini direbus atau dikukus untuk disantap sebagai camilan. Namun, ada juga yang mengolahnya menjadi jajanan manis bernama timus.
Timus dibuat dari ubi jalar yang sudah dimasak hingga lunak. Ubi kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula serta bahan lainnya. Setelah adonan siap, bentuknya dibuat lonjong lalu digoreng sampai bagian luarnya berwarna kecokelatan.
Baca Juga: Tampil Cantik dalam Dua Gaya, Raisa Pamer Beauty Look Berbeda di Paris Fashion Week
Dari proses tersebut, timus punya tekstur yang cukup khas. Bagian luarnya terasa lebih matang setelah digoreng, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut. Rasa manis dari ubi dan gula juga membuatnya berbeda dari ubi jalar yang hanya direbus atau dikukus.
Timus juga termasuk jajanan tradisional yang masih ditemukan di pasar. Dalam pendataan makanan tradisional di Kabupaten Bantul, timus tercatat sebagai salah satu jajanan yang dijual di pasar tradisional.
Ubi jalar dimasak hingga lunak, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula serta bahan lainnya. Adonan dibentuk lonjong lalu digoreng hingga bagian luarnya kecokelatan dan bagian dalamnya tetap lembut.
Baca Juga: 5 Tips Merawat Digicam agar Nggak Cepat Rusak, Jangan Asal Simpan di Tas
Di Karanganyar, timus bahkan pernah dikembangkan menjadi produk usaha. Salah satu kelompok usaha setempat mengolah ubi jalar menjadi timus dan menjadikannya sebagai produk yang memiliki nilai jual.
Pengembangannya juga tidak berhenti pada bentuk timus yang biasa. Ada timus yang dibuat menggunakan ubi ungu dan diberi tambahan isian buah bligo. Isian tersebut menjadi variasi tersendiri tanpa mengubah bahan dasar timus.
Dari sini terlihat bahwa jajanan tradisional sebenarnya masih bisa mengikuti perkembangan selera. Resep dasarnya tetap menggunakan bahan yang sederhana, tetapi variasi rasa maupun isiannya dapat dibuat lebih beragam.
Baca Juga: Tegas! Pemerintah Resmi Tolak Izin Konser Israel Houghton, Yusril: Ada Celah Kampanye Pro-Israel
Meski begitu, timus tidak membutuhkan banyak tambahan untuk terasa menarik. Perpaduan ubi jalar, rasa manis, dan tekstur lembut sudah menjadi ciri yang membuat jajanan ini mudah dibedakan dari olahan ubi lainnya.
Buat yang pernah membeli jajanan pasar saat masih kecil, timus mungkin termasuk makanan yang familiar. Bentuknya memang sederhana dan tidak banyak hiasan. Namun, sekali mencicipinya, tekstur lembut dengan bagian luar yang sudah matang membuat rasanya cukup mudah diingat.
Sekarang, ketika pilihan camilan semakin banyak, jajanan seperti timus justru menarik untuk dikenalkan lagi. Bukan hanya sebagai makanan lama, tetapi juga sebagai contoh bagaimana bahan pangan sederhana bisa diolah menjadi sesuatu yang punya rasa dan karakter sendiri.
Dari ubi jalar yang sederhana, timus hadir sebagai jajanan manis dengan tekstur lembut yang masih menyimpan rasa nostalgia. Cara membuatnya sederhana, tetapi cukup kuat untuk mengingatkan pada jajanan pasar masa lalu. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : Berbagai Sumber, solobalapan.com