SOLOBALAPAN.COM - Pernah membayangkan buah yang ketika dibelah justru memiliki daging berwarna cokelat gelap, lembut, dan sekilas mirip puding cokelat? Buah itu dikenal dengan nama black sapote.
Penampilannya cukup berbeda dari buah-buahan yang biasa dijumpai di pasar, bahkan membuatnya mendapat julukan chocolate pudding fruit atau buah puding cokelat.
Baca Juga: Bukan Sekadar Lagu Pengiring, Musik Masha and the Bear Ternyata Punya Jejak Sejarah Rusia
Black sapote memiliki nama ilmiah Diospyros nigra dan berasal dari kawasan Meksiko serta Amerika Tengah. Buah ini masih satu genus dengan kesemek.
Namun, jangan membayangkan rasanya seperti kesemek pada umumnya. Keunikan black sapote justru terlihat dari perubahan tekstur dan warna dagingnya ketika sudah matang.
Saat masih mentah, kulit black sapote umumnya berwarna hijau dan daging buahnya belum memiliki tekstur lembut seperti puding. Buah yang belum matang juga dapat terasa sepat.
Karena itu, black sapote tidak bisa langsung dinikmati begitu dipetik. Buah perlu dibiarkan hingga matang agar teksturnya berubah menjadi lunak.
Ketika matang, bagian dalamnya dapat berubah menjadi cokelat tua hingga hampir hitam. Daging buah menjadi sangat lembut, menyerupai krim atau puding.
Perubahan inilah yang membuat black sapote terlihat seperti hidangan penutup berbahan cokelat, meskipun sebenarnya buah ini bukan produk olahan kakao.
Julukan chocolate pudding fruit memang lebih menggambarkan penampilan dan teksturnya, bukan berarti black sapote memiliki kandungan cokelat. Rasanya cenderung manis dengan karakter yang lembut.
Sebagian orang menganggap sensasinya mengingatkan pada puding cokelat, tetapi rasa setiap buah dapat berbeda bergantung pada tingkat kematangan dan kondisi buah.
Untuk mengenali kematangannya, tekstur menjadi salah satu petunjuk penting. Black sapote yang sudah matang terasa lebih lunak ketika ditekan perlahan. Sebaliknya, buah yang masih keras sebaiknya tidak langsung dibelah dan disantap karena dagingnya belum mencapai tekstur yang diharapkan.
Setelah matang, daging black sapote dapat dimakan langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan. Teksturnya yang lembut membuat buah ini cocok dicampurkan ke dalam smoothie, krim pencuci mulut, maupun olahan menyerupai puding.
Ada pula resep yang memadukannya dengan bahan lain untuk menghasilkan hidangan bercita rasa cokelat. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada bahan tambahan yang digunakan.
Hal menarik dari black sapote adalah tampilannya yang bisa membuat orang salah mengira. Dari luar, buah ini tampak seperti buah hijau biasa.
Namun, ketika matang dan dibelah, bagian dalamnya justru berwarna gelap dengan tekstur yang jauh berbeda dari kesan kulitnya.
Meski dijuluki buah puding cokelat, black sapote tetaplah buah tropis dengan karakter rasa dan teksturnya sendiri. Keunikannya bukan terletak pada kandungan cokelat, melainkan pada daging buah yang menjadi gelap dan lembut saat matang.
Jadi, jika suatu saat menemukan buah dengan bagian dalam menyerupai puding cokelat, bisa jadi itu bukan makanan penutup, melainkan black sapote.(lut)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Berbagai Sumber