Tak Hanya Tahu dan Tempe, Ternyata Kedelai Bisa Diolah Jadi Banyak Makanan

tim solobalapan • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 18:50 WIB
Kedelai dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman dengan bentuk serta rasa yang berbeda.(melinda)
Kedelai dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman dengan bentuk serta rasa yang berbeda.(melinda)

SOLOBALAPAN.COM - Kedelai menjadi salah satu bahan pangan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tahu dan tempe menjadi dua olahan yang paling dikenal, tetapi kedelai masih bisa diolah menjadi berbagai produk lain dengan bentuk, tekstur, dan rasa yang berbeda.

Kedelai yang selama ini lebih sering dikenal sebagai bahan tahu dan tempe ternyata punya banyak bentuk olahan. Biji yang sama bisa menghasilkan makanan dan minuman yang berbeda, tergantung pada proses yang digunakan.

Baca Juga: Update Hari Ke-17 Pencarian KM Virgo Transport 8: 5 Jenazah Kembali Ditemukan, 64 Korban Masih Hilang!

Ada kedelai yang diolah menjadi sari, kemudian dipanaskan dan disaring. Ada pula yang dipadatkan, digoreng, atau difermentasi hingga menghasilkan rasa dan tekstur yang berbeda. Proses tersebut membuat kedelai dapat diolah menjadi berbagai makanan sehari-hari.

Berikut beberapa olahan yang dapat dibuat dari kedelai:

1. Susu Kedelai

Biji kedelai dapat diolah menjadi minuman dengan cara digiling bersama air. Hasilnya kemudian dimasak dan disaring untuk memisahkan ampas dari cairannya. Cairan berwarna putih yang dihasilkan inilah yang dikenal sebagai susu kedelai.

2. Tahu

Tahu dibuat dari sari kedelai yang telah melalui proses pengolahan. Cairan tersebut diberi bahan penggumpal hingga bagian padatnya terbentuk. Setelah dipadatkan dan dicetak, hasilnya menjadi tahu dengan tekstur yang lembut.

Baca Juga: Jakarta Darurat Polusi! Kualitas Udara Selasa Pagi Masuk Urutan Terburuk Keenam di Dunia

3. Tempe

Tempe dibuat melalui proses yang berbeda. Kedelai yang telah disiapkan difermentasi menggunakan kapang hingga biji-bijinya saling melekat. Hasil fermentasi tersebut membentuk tempe dengan tekstur yang lebih padat dan khas.

4. Kecap

Kedelai juga dapat diolah menjadi kecap melalui proses fermentasi dan tahapan pengolahan berikutnya. Hasil akhirnya berupa cairan yang umum digunakan untuk memberikan rasa dan warna pada berbagai masakan.

Baca Juga: KNKT Bongkar 6 Penyebab Utama Tabrakan Dasyat KA Argo Bromo Anggrek vs Commuter Line di Bekasi

5. Tauco

Tauco termasuk produk kedelai yang dibuat melalui fermentasi. Kedelai yang telah difermentasi kemudian diolah hingga menghasilkan pasta dengan rasa gurih dan asin. Tauco biasanya digunakan sebagai salah satu bumbu dalam masakan.

6. Tahu Pok

Tahu pok masih menggunakan tahu sebagai bahan dasarnya. Bedanya, tahu tersebut kembali digoreng hingga bagian dalamnya membentuk rongga. Karena itu, tahu pok memiliki ruang kosong di bagian tengah yang membedakannya dari tahu biasa.

Baca Juga: Bukan Cuma Motorik Halus, Ini Manfaat Sensory Play dalam Pembentukan Kesadaran Spasial Tubuh Anak

7. Fucuk

Fucuk atau yuba memiliki proses yang berbeda lagi. Lapisan tipis yang muncul di permukaan susu kedelai ketika dipanaskan diangkat dan kemudian diolah lebih lanjut. Lapisan tersebut dapat dikeringkan dan digunakan sebagai bahan makanan.

Berbagai produk tersebut memperlihatkan bagaimana satu bahan dasar bisa menghasilkan olahan yang berbeda. Proses yang digunakan menentukan bentuk, tekstur, hingga karakter masing-masing produk.

Karena itu, olahan kedelai tidak hanya berhenti pada tahu dan tempe. Dari minuman hingga bumbu masakan, kedelai dapat ditemukan dalam berbagai bentuk setelah melalui proses pengolahan yang berbeda.(Hanifatuz Zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
hanifatuz zahra kedelai olahan kedelai pangan tradisional Fermentasi