SOLOBALAPAN.COM - Sebelum sarapan hadir dengan beragam pilihan seperti sekarang, ada jajanan sederhana yang biasa dinikmati untuk mengganjal perut di pagi hari. Salah satunya ketan bubuk, olahan ketan pulen dengan taburan bubuk kedelai dan kelapa parut.
Ketan bubuk bisa disantap sebagai menu sarapan maupun camilan. Sajian ini juga kerap dinikmati bersama kopi atau teh, terutama pada pagi hari.
Baca Juga: Biar Nggak Makin 'Senggol Bacok': Ini Alasan Kopi Harus Libur Dulu Pas Lagi Haid!
Bahan utamanya berupa beras ketan yang dimasak hingga pulen. Ketan kemudian diberi kelapa parut dan bubuk kedelai sebagai pelengkap sekaligus untuk memberikan rasa khas.
Perpaduan ketiganya menghasilkan rasa gurih dengan sedikit manis. Tekstur ketan yang pulen berpadu dengan kelapa dan bubuk kedelai sehingga terasa sederhana, tetapi tetap terasa khas.
Penyajiannya pun tidak banyak menggunakan kemasan. Ketan bubuk dapat diletakkan di atas daun pisang atau dibungkus dengan daun pisang sebelum diberi taburan.
Daun pisang membuat tampilan ketan bubuk semakin lekat dengan jajanan tradisional. Cara penyajian seperti ini juga membuatnya berbeda dari makanan ringan yang umumnya menggunakan wadah atau kemasan modern.
Ketan bubuk dikenal di sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Malang dan Batu. Sajian ini dapat ditemukan sebagai makanan pagi maupun camilan.
Menariknya, ketan bubuk tidak membutuhkan banyak bahan. Ketan, kelapa parut, dan bubuk kedelai sudah cukup untuk menghasilkan sajian yang mengenyangkan dengan cita rasa gurih.
Kebiasaan menyantapnya bersama kopi atau teh juga membuat ketan bubuk dekat dengan suasana pagi. Sajian sederhana ini bisa menjadi teman sebelum memulai aktivitas.
Ketan bubuk menjadi salah satu jajanan sederhana yang menarik untuk dikenalkan kembali. Selain rasanya yang khas, cara penyajiannya juga masih lekat dengan tradisi jajanan pasar.
Baca Juga: Kue Gambang Semarang, Jajanan Bernama Ganjel Rel dengan Rasa Manis dan Rempah
Ketan bubuk menarik untuk dikenalkan kembali, bukan hanya karena rasanya, tetapi juga karena cara penyajiannya yang masih sederhana dan khas jajanan tradisional.
Tidak perlu tambahan untuk menikmatinya. Secangkir kopi atau teh sudah cukup menjadi pasangan untuk sajian ini.
Di tengah banyaknya pilihan makanan saat ini, ketan bubuk tetap menarik dengan rasa dan penyajiannya yang sederhana. Ketan pulen, bubuk kedelai, dan kelapa parut berpadu menjadi jajanan dengan cita rasa yang khas. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber