SOLOBALAPAN.COM - Pecel biasanya disajikan dengan sayuran seperti bayam, kangkung, tauge, atau kacang panjang. Namun, ada pecel khas Surabaya yang menggunakan daun semanggi sebagai bahan utamanya.
Hidangan ini dikenal dengan nama pecel semanggi. Bahan utamanya berasal dari semanggi air atau Marsilea crenata, terutama bagian daun mudanya yang bisa dimanfaatkan sebagai sayuran.
Baca Juga: Resmi Putus Kontrak! Mario Londok dan Badrian Ilham Resmi Berpisah dari Persis Solo
Daun semanggi terlebih dahulu dikukus hingga matang. Setelah itu, semanggi disajikan bersama tauge dan beberapa pelengkap lainnya.
Keunikan lain terdapat pada bumbunya. Racikan pecel semanggi dapat menggunakan kacang, gula merah, ketela, dan petis. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa manis dan gurih.
Daun semanggi yang telah dikukus memiliki tekstur yang lembut. Bumbu kemudian memberikan rasa yang lebih kuat, sementara kerupuk puli atau kerupuk uli menambah tekstur renyah saat disantap.
Jika dilihat sekilas, pecel semanggi tidak jauh berbeda dengan pecel pada umumnya. Sayuran tetap disajikan bersama bumbu dan kerupuk. Yang membuatnya berbeda adalah jenis sayuran yang digunakan.
Semanggi air sendiri merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh di lingkungan basah, seperti area persawahan dan perairan. Bentuk daunnya terdiri dari beberapa bagian yang membuatnya cukup mudah dikenali.
Dalam pecel semanggi, daun tersebut diolah menjadi sayuran sebelum dipadukan dengan bumbu. Penggunaan bahan ini menjadi salah satu ciri yang membuat hidangan tersebut berbeda dari pecel lainnya.
Pecel semanggi dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional Surabaya. Sajian ini memperlihatkan bagaimana bahan yang tumbuh di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan menjadi bagian dari makanan khas daerah.
Penyajiannya pun tidak rumit. Semanggi yang telah dikukus ditata bersama pelengkap, kemudian diberi bumbu dan kerupuk sebelum disajikan.
Baca Juga: Siapkan Payung! Ini Daftar Wilayah Indonesia yang Berpotensi Diguyur Hujan Menurut Prakiraan BMKG
Bagi sebagian orang, nama pecel semanggi mungkin terdengar tidak biasa. Namun, justru penggunaan daun semanggi sebagai sayuran utama yang membuat kuliner ini memiliki ciri tersendiri.
Di antara berbagai jenis pecel yang menggunakan sayuran yang lebih umum, pecel semanggi menawarkan pilihan yang berbeda lewat bahan utamanya. Perpaduan semanggi, bumbu khas, dan kerupuk menjadi bagian dari sajian tradisional Surabaya yang masih dikenal hingga kini. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber