Es Pleret Khas Blitar, Tak Hanya Punya Cita Rasa Segar, tapi Memiliki Bentuk yang Unik

tim solobalapan • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 18:10 WIB
Ilustrasi Es Pleret khas Kota Blitar (gpt AI)
Ilustrasi Es Pleret khas Kota Blitar (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM – Ada yang unik dari kuliner tradisional di Kota Blitar. Di tengah deretan minuman kekinian, semangkuk Es Pleret masih bertahan dengan tampilannya yang sederhana. Bulatan kecil dari tepung beras, dawet, santan, dan gula merah berpadu menjadi sajian manis sekaligus gurih.

Kuliner ini mudah dijumpai di sekitar Alun-alun Kota Blitar. Bagi wisatawan yang berjalan-jalan di kawasan tersebut, Es Pleret bisa menjadi salah satu pilihan untuk menikmati cita rasa khas daerah.

Bagian paling mencolok dari Es Pleret tentu saja bulatan kecil yang menjadi asal nama minuman tersebut. Pleret dibuat dari tepung beras dan memiliki cekungan di bagian tengah. Seiring perkembangan zaman, pleret juga diberi pewarna makanan sehingga tampilannya semakin menarik.

Baca Juga: Bukan dari Kedelai, Tempe Besengek Khas Kulon Progo Ini Dibuat dari Koro Benguk

Bulatan-bulatan pleret kemudian disajikan bersama dawet dalam kuah santan dan gula merah. Santan menghadirkan rasa gurih, sedangkan gula merah memberikan sentuhan manis yang khas. Tekstur kenyal pleret dan dawet membuat setiap suapan terasa berbeda.

Bahan-bahannya memang sederhana. Namun, justru kesederhanaan itulah yang membuat Es Pleret memiliki karakter tersendiri. Tidak membutuhkan beragam topping atau kreasi rumit, minuman ini mengandalkan perpaduan rasa dan tekstur dari bahan-bahan tradisional.

Baca Juga: Menjadi Kuliner Khas Bandungan: Tahu Serasi Menjadi Ikon Lereng Ungaran

Keberadaan Es Pleret juga tidak sebatas urusan kuliner. Penjual yang masih mempertahankannya turut menjadi bagian dari upaya menjaga makanan dan minuman tradisional agar tetap dikenal di tengah perubahan selera masyarakat.

Bagi Kota Blitar, Es Pleret menjadi salah satu jejak kuliner yang masih bisa dinikmati hingga sekarang. Sederhana dalam tampilan, tetapi menyimpan cita rasa yang mengingatkan pada kekayaan kuliner lokal.

Ketika minuman kekinian terus bermunculan, Es Pleret memilih bertahan dengan caranya sendiri: bulatan tepung beras, dawet, santan, dan gula merah dalam satu sajian yang manis dan gurih. (Adhima Aulia)

Editor : Kabun Triyatno
adhima aulia es pleret Kota Blitar wisatawan dawet