SOLOBALAPAN.COM - Di tengah teriknya cuaca belakangan ini, kesejukan masih bisa ditemukan di Sungai Mudal, Kulon Progo. Aliran airnya yang jernih mengalir di antara bebatuan, sementara pepohonan rindang tumbuh di kawasan Perbukitan Menoreh.
Sungai Mudal berada di Padukuhan Banyunganti, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sungai tersebut berada di lingkungan perbukitan dengan pepohonan yang tumbuh di sekitar aliran sungai.
Baca Juga: Harvest Moon September 2026, Kapan Bisa Dilihat dari Indonesia?
Aliran Sungai Mudal bersumber dari Tuk Mudal, mata air yang berada di kawasan Jatimulyo. Mata air tersebut mengalir sepanjang tahun dan menjadi sumber bagi aliran sungai serta kolam alami di kawasan wisata.
Mata air tersebut juga menjadi asal-usul nama Sungai Mudal. Dalam bahasa Jawa, “mudal” berarti keluar atau memancar. Nama itu menggambarkan air yang keluar dari sumber mata air dan kemudian membentuk aliran sungai.
Sebelum dikenal sebagai kawasan ekowisata, mata air Sungai Mudal sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitar. Airnya dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan pengairan lahan pertanian.
Pengelolaan Sungai Mudal sebagai kawasan ekowisata mulai dikembangkan pada 2015. Perkembangannya tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar mata air dan sungai.
Baca Juga: Fisik Pemain Persis Solo Baru 80 Persen Jelang Lawan Persela, Ini Alasan Strategis Tim Pelatih!
Upaya menjaga kawasan tersebut kemudian berjalan beriringan dengan pengembangan wisata. Kini, pengunjung dapat menikmati kolam pemandian alami, area camping, jalur trekking, hingga kegiatan outbound yang tersedia di kawasan Sungai Mudal.
Meski telah dikembangkan sebagai kawasan wisata, sungai tetap menjadi daya tarik utamanya. Aliran air yang melewati bebatuan dan pepohonan menjadi ciri khas Sungai Mudal.
Selain menjadi tempat rekreasi, Sungai Mudal juga memiliki sisi edukasi lingkungan. Hal tersebut terlihat dari keberadaan Sekolah Sungai yang menjadi wadah untuk mengenalkan ekosistem sungai kepada pengunjung sekaligus menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kelestariannya.
Baca Juga: Kota Lama Kembali Jadi Peringkat 1 di Jateng, Kunjungan Wisata Saat Libur Sekolah 2026
Dengan perpaduan antara wisata alam dan kegiatan edukasi, kawasan Sungai Mudal tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati aliran air dan suasana perbukitan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lingkungan di sekitarnya.
Kini, aliran air jernih yang mengalir di antara bebatuan dan pepohonan menjadi salah satu daya tarik Sungai Mudal. Suasana alami tersebut berpadu dengan pemandangan Perbukitan Menoreh di sekitar kawasan. (hanifatuz zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber