Jambu Monyet di Wonogiri Diolah Jadi ‘Bakso’, Warga Menyebutnya Rempah Jambu

tim solobalapan • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 19:10 WIB
Rempah jambu, olahan jambu monyet khas Wonogiri yang bentuknya menyerupai bakso.(@bananajekey/TikTok)
Rempah jambu, olahan jambu monyet khas Wonogiri yang bentuknya menyerupai bakso.

SOLOBALAPAN.COM - Jambu monyet atau jambu mete ternyata tidak hanya dimanfaatkan bijinya untuk dijadikan kacang mete. Di sejumlah daerah di Wonogiri, buahnya juga diolah menjadi makanan. Salah satunya adalah rempah jambu, olahan berbentuk bulat yang sekilas mirip bakso.

Rempah jambu biasanya dibuat saat musim jambu mete. Bahan yang digunakan adalah buah yang masih muda dan berwarna hijau. Bagi masyarakat setempat, cara tersebut menjadi salah satu pemanfaatan buah jambu mete selain mengambil bijinya.

Baca Juga: Kalau Kamu Tumbuh Besar Bersama SpongeBob, Sudah Berapa Lama Kartun Ini Ada?

Untuk membuatnya, buah jambu terlebih dahulu dibersihkan. Daging buah kemudian dipisahkan dan diperas untuk mengurangi air serta getahnya. Tahap ini perlu dilakukan dengan baik agar rasa sepat dari dalam buah tidak terlalu terasa.

Setelah itu, daging buah dikeringkan sebelum diolah. Buah yang sudah siap kemudian ditumbuk hingga halus untuk dijadikan bahan utama rempah.

Adonan jambu selanjutnya dicampur dengan bumbu. Kelapa parut juga menjadi salah satu bahan yang digunakan. Bumbunya terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, cabai, garam dan gula.

Baca Juga: Spirit of Progress, Kereta Futuristis yang Jadi Kebanggaan Australia pada Era 1930-an

Setelah tercampur, adonan dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil. Dari bentuknya, rempah jambu sekilas tampak seperti bakso. Bedanya, bahan utama makanan tersebut bukan daging, melainkan buah jambu mete.

Cita rasanya pun berbeda. Jambu yang sudah melalui proses pengolahan kemudian berpadu dengan bumbu dan kelapa, menghasilkan rasa gurih dengan ciri khas dari buah mete.

Rempah jambu juga bukan jenis makanan yang ada setiap hari. Olahan ini mengikuti musim jambu mete sehingga biasanya dibuat ketika buah sedang banyak tersedia.

Selain rempah, buah jambu mete di Wonogiri juga dimanfaatkan untuk berbagai masakan rumahan. Buahnya dapat dimasak menjadi oseng dan botok. Pengolahan tersebut membuat buah yang selama ini lebih dikenal karena bijinya tetap bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Wonogiri sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil jambu mete. Karena itu, olahan seperti rempah jambu tidak lepas dari ciri khas masyarakat dalam memanfaatkan hasil kebun.

Baca Juga: Sensasi Perkampungan Eropa di Kaki Gunung: Menikmati Panorama Alam dan Kuliner di Rustic Market Trawas

Bentuknya memang mengingatkan pada bakso. Namun, rempah jambu punya cerita sendiri. Dari buah jambu mete yang biasanya hanya dikenal sebagai bagian pendamping kacang mete, masyarakat mengolahnya menjadi sajian yang bisa dinikmati sebagai lauk.

Olahan sederhana tersebut menjadi salah satu contoh kuliner khas yang lahir dari pemanfaatan bahan pangan lokal. Rempah jambu pun menjadi bagian dari cara masyarakat Wonogiri mengolah hasil panen agar tidak berhenti pada satu jenis produk saja. (hanifatuz zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
rempah jambu jambu monyet kuliner wonogiri wonogiri makanan khas