SOLOBALAPAN.COM - Kopi Alam Merapi hadir di kawasan Kali Adem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Berada di lereng Merapi, kedai ini menawarkan pengalaman menikmati kopi di lingkungan yang jauh dari suasana perkotaan.
Lokasinya berada di kawasan yang lekat dengan Gunung Merapi. Kali Adem sendiri merupakan salah satu padukuhan di Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Merapi di bagian utara.
Baca Juga: Nggak Harus ke Bioskop, Ini 7 Film Seru untuk Ditonton Bareng Keluarga
Suasana Kali Adem yang terlihat sekarang merupakan hasil dari perjalanan panjang kawasan tersebut. Erupsi Merapi pada 2010 menjadi salah satu peristiwa yang membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat setempat.
Erupsi tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah permukiman. Sebagian warga yang tinggal di kawasan terdampak kemudian direlokasi ke hunian tetap, termasuk warga Kali Adem yang dipindahkan ke Pagerjurang.
Meski permukiman warga berubah, kehidupan di kawasan tersebut tetap berjalan. Lahan yang ditinggalkan kemudian dimanfaatkan kembali untuk pertanian dan perkebunan. Kawasan di sekitar Merapi juga berkembang menjadi bagian dari aktivitas wisata.
Baca Juga: Dilema Maarten Paes dan Emil Audero, Dua Kiper Garuda Rebutan Posisi Utama di Liga Top Eropa
Kali Adem ternyata memiliki cerita lain yang berkaitan dengan kopi. Sebelum erupsi 2010, masyarakat setempat telah membudidayakan kopi Arabika. Perkebunan tersebut kemudian luluh lantak akibat erupsi Merapi.
Upaya untuk kembali mengembangkan kopi di kawasan tersebut kemudian dilakukan. Pada 2025, Kelompok Tani Ngudi Makmur Kali Adem menerima 10.000 bibit kopi Arabika varietas Komasti untuk dikembangkan kembali di wilayah tersebut.
Kisah ini menarik karena Kopi Alam Merapi kini berada di kawasan Kali Adem. Meski demikian, hal tersebut tidak serta-merta berarti kedai tersebut berdiri di bekas lahan perkebunan yang terdampak erupsi. Sejumlah ulasan mengenai kedai ini menyoroti suasana alam, area terbuka, serta pilihan kopi dan makanan yang tersedia.
Kali Adem kini tidak hanya menyimpan jejak erupsi Merapi, tetapi juga menjadi kawasan yang kembali ramai dikunjungi. Beberapa lokasi wisata seperti Bunker Kaliadem, Batu Alien, Museum Omahku Memoriku, dan Museum Mini Sisa Hartaku menjadi bagian dari kawasan Kepuharjo yang menawarkan pengalaman melihat sisa-sisa erupsi 2010.
Baca Juga: Olivia Rodrigo Satukan 3 Generasi Penyanyi Perempuan di Daisy Chain Fields
Di antara berbagai tujuan tersebut, Kopi Alam Merapi hadir Sebagai tempat singgah bagi pengunjung yang ingin beristirahat saat menjelajahi kawasan Kali Adem. Letaknya membuat kedai ini berada di kawasan destinasi wisata.
Kedai tersebut menambah warna pada kawasan Kali Adem yang kini mempunyai beragam aktivitas wisata. Kopi Alam Merapi pun menjadi salah satu bagian dari wajah baru kawasan lereng Merapi, tanpa terlepas dari cerita yang melekat pada tempat di sekitarnya. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber