SOLOBALAPAN.COM- Bentuknya menyerupai bunga dengan warna merah muda yang mencolok. Namun, tanaman yang satu ini ternyata tidak hanya menarik untuk dipandang. Kecombrang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu bahan dalam berbagai hidangan tradisional.
Tanaman ini mudah dikenali dari aroma yang khas saat digunakan dalam masakan. Aromanya cukup kuat dan rasanya menambahkan sentuhan segar yang membuat hidangan memiliki cita rasa yang unik.
Baca Juga: Demo DPR Berujung Kisruh! Massa AMPB Sudah Bubar, Pos Polisi di Pejompongan Dibakar Massa Susupan
Kecombrang juga tidak selalu hadir dengan nama yang sama. Di berbagai daerah, tanaman ini dikenal sebagai honje, kincung, kantan, hingga kecicang. Perbedaan penyebutan tersebut berjalan beriringan dengan beragam cara masyarakat mengolahnya.
Bukan hanya bunganya yang dimanfaatkan. Bagian tanaman yang masih muda juga dapat digunakan untuk memperkaya masakan. Penggunaannya bisa sederhana, seperti diiris dan dicampurkan dengan bumbu, tetapi hasil akhirnya dapat memberikan karakter tersendiri pada makanan.
Menariknya, setiap daerah memiliki cara masing-masing untuk memasukkan kecombrang ke dalam hidangan. Di Jawa Barat, misalnya, bunga ini dapat disantap sebagai lalapan atau dipadukan dengan sambal. Di Banyumas, kecombrang menjadi bagian dari pecel, sedangkan masyarakat Pekalongan mengenalnya dengan sebutan megono, olahan nangka muda.
Baca Juga: MotoGP Aragon 2026: Trek Favorit Marc Marquez, Saatnya Bangkit Kejar Podium
Penggunaannya juga menambah berbagai hidangan berbahan ikan. Di Tanah Karo, bagian buah mudanya dikenal sebagai asam cekala dan digunakan dalam masakan ikan serta sayur asam. Sementara di Sulawesi Selatan, tanaman yang dikenal sebagai patikala ini antara lain digunakan dalam ikan kuah kuning, pallu mara, dan kapurung.
Keragaman tersebut membuat kecombrang menarik bukan hanya karena bentuknya, tetapi juga karena cara masyarakat mengolahnya di dapur. Bahan yang sama dapat hadir dalam bentuk dan hidangan yang berbeda ketika berpindah dari satu daerah ke daerah lain.
Baca Juga: Amanda Zahra Perkenalkan "Anak Baru" di Keluarga, Sosok Iqo Sukses Curi Perhatian Warganet
Bagi sebagian orang, kecombrang mungkin masih terdengar asing. Namun, bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakannya, tanaman ini dapat menjadi salah satu unsur yang memperkaya rasa sekaligus memberikan perbedaan pada hidangan.
Dari tampilannya yang tidak biasa hingga pemanfaatannya dalam beragam masakan, kecombrang menjadi salah satu bahan yang menunjukkan betapa beragamnya kekayaan kuliner Indonesia.(Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber