Eurostar, Kereta Cepat yang Menembus Bawah Selat Inggris hingga Menghubungkan London dan Paris

Kabun Triyatno • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:30 WIB
Eurostar menghubungkan London dengan berbagai kota di Eropa melalui jaringan kereta berkecepatan tinggi dan Channel Tunnel. (Eurostar.com)
Eurostar menghubungkan London dengan berbagai kota di Eropa melalui jaringan kereta berkecepatan tinggi dan Channel Tunnel. (Eurostar.com)

SOLOBALAPAN.COM - Bepergian dari Inggris ke daratan Eropa tanpa naik pesawat mungkin terdengar tidak biasa. Namun, sejak hadirnya Eurostar, perjalanan tersebut menjadi hal yang biasa dilakukan.

Kereta berkecepatan tinggi ini menghubungkan Inggris dengan sejumlah kota besar di Eropa melalui Channel Tunnel, terowongan sepanjang sekitar 50 kilometer yang berada di bawah Selat Inggris.

Layanan Eurostar pertama kali beroperasi pada November 1994, beberapa bulan setelah Channel Tunnel resmi dibuka. Saat itu, Eurostar hadir untuk menghubungkan London dengan Paris dan Brussels.

Baca Juga: Dari Mana Asal Nama "Sepur"? Menelusuri Sejarah Istilah Kereta Api dalam Bahasa Jawa

Kehadirannya menjadi perubahan besar dalam perjalanan antara Inggris dan Eropa karena penumpang dapat berpindah negara menggunakan kereta secara langsung tanpa harus menggunakan kapal atau pesawat.

Perjalanan Eurostar dari Inggris dimulai di London St Pancras International. Dari stasiun tersebut, kereta memasuki jalur berkecepatan tinggi di Inggris sebelum menuju Channel Tunnel.

Setelah melewati terowongan bawah laut, kereta keluar di wilayah Prancis dan melanjutkan perjalanan menuju berbagai kota di daratan Eropa.

Channel Tunnel sendiri memiliki tiga terowongan yang berjalan berdampingan. Dua terowongan digunakan untuk perjalanan kereta, sedangkan satu terowongan di tengah berfungsi sebagai jalur layanan dan keselamatan.

Baca Juga: Fakta Menarik Ekiben, Bekal Khas Penumpang Kereta Jepang

Bagian terowongan yang berada di bawah Selat Inggris memiliki panjang sekitar 37,9 kilometer.

Menariknya, ketika berada di dalam Channel Tunnel, penumpang Eurostar sebenarnya tidak bisa melihat laut. Meskipun kereta berada di bawah Selat Inggris, terowongan berada jauh di bawah dasar laut dan bagian dalamnya gelap.

Jadi, pemandangan dari jendela selama perjalanan di dalam terowongan hanyalah dinding terowongan dan pantulan kaca.

Pada masa awalnya, Eurostar menghubungkan London dengan Paris dan Brussels. Seiring perkembangan jaringan, layanan Eurostar kemudian terhubung dengan lebih banyak kota di Eropa.

Saat ini jaringan Eurostar mencakup Inggris, Prancis, Belgia, Belanda, Jerman, serta koneksi ke Swiss. 

Beberapa kota yang menjadi bagian dari jaringan tersebut antara lain Paris, Brussels, Amsterdam, Rotterdam, Lille, Antwerp, dan Cologne.

Eurostar juga mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, Eurostar dan Thalys bergabung di bawah satu merek Eurostar.

Penggabungan tersebut membuat jaringan perjalanan internasional Eurostar menjadi lebih luas dan menghubungkan lebih banyak kota di Eropa.

Dari sisi kecepatan, kereta Eurostar dapat mencapai hingga 300 kilometer per jam ketika berjalan di jalur berkecepatan tinggi. Namun, ketika melewati Channel Tunnel, kecepatannya dibatasi sekitar 160 kilometer per jam.

Meskipun demikian, perjalanan tetap jauh lebih cepat dibandingkan perjalanan laut menggunakan kapal feri.

Salah satu rute paling terkenal adalah London–Paris. Dalam kondisi perjalanan normal, waktu tempuh tercepatnya sekitar 2 jam 16 menit. Sementara itu, London–Brussels dapat ditempuh sekitar 1 jam 53 menit dan London–Amsterdam sekitar 3 jam 52 menit.

Keunggulan Eurostar bukan hanya soal kecepatan. Kereta ini juga memberikan pengalaman perjalanan dari pusat kota ke pusat kota.

 Penumpang yang berangkat dari London dapat tiba langsung di pusat Paris atau Brussels tanpa harus melakukan perjalanan tambahan dari bandara menuju pusat kota.

Hal tersebut membuat kereta menjadi pilihan menarik untuk perjalanan jarak menengah di Eropa. Penumpang tidak hanya menghemat waktu perjalanan, tetapi juga dapat menghindari proses penerbangan yang biasanya membutuhkan waktu tambahan untuk menuju bandara, pemeriksaan keamanan, dan menunggu keberangkatan.

Selama lebih dari tiga dekade beroperasi, Eurostar telah menjadi salah satu simbol transportasi lintas negara di Eropa. Kehadirannya menunjukkan bagaimana kereta api dapat menghubungkan negara yang sebelumnya dipisahkan oleh laut.

Dari London menuju Paris, Brussels, Amsterdam, hingga berbagai kota Eropa lainnya, perjalanan Eurostar bukan sekadar perjalanan menggunakan kereta cepat.

Di baliknya terdapat kombinasi teknologi kereta berkecepatan tinggi dan salah satu proyek terowongan paling terkenal di dunia.

Eurostar pada akhirnya membuktikan bahwa batas geografis tidak selalu menjadi penghalang bagi transportasi kereta api. Inggris yang terpisah dari daratan Eropa oleh Selat Inggris kini dapat terhubung langsung melalui jaringan rel, menjadikan perjalanan lintas negara terasa seperti melanjutkan perjalanan kereta biasa. (luthfiana sekar)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : solobalapan, Eurostar.com
luthfiana sekar Eurostar kereta api inggris eropa