SOLOBALPAN.COM - Rasa asam yang langsung terasa di lidah, berpadu dengan manis dan sedikit sentuhan asin, membuat kiamboy memiliki banyak peminat.
Tak hanya sering dinikmati langsung, kiamboy juga kerap dijadikan pelengkap berbagai minuman hingga hidangan penutup karena mampu memberikan sensasi rasa yang lebih segar.
Di balik cita rasanya yang khas, ternyata kiamboy menyimpan sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut beberapa di antaranya.
1. Berasal dari Plum yang Diawetkan
Kiamboy bukan berasal dari buah lokal Indonesia. Manisan ini dibuat dari buah plum yang diawetkan melalui proses marinasi menggunakan garam serta gula. Teknik pengawetan tersebut telah menjadi bagian dari tradisi kuliner Tionghoa sejak ratusan tahun lalu.
Baca Juga: Sekali Pindai, Sekali Lupa: Dompet Digital Mudahkan Transaksi Tapi Mengaburkan Nilai Uang
2. Namanya Berasal dari Bahasa Tionghoa
Istilah "kiamboy" berasal dari dialek Hokkien.Bersamaan dengan masuknya budaya kuliner Tionghoa ke Indonesia, bahan ini kemudian dikenal luas dan menjadi salah satu pelengkap yang identik dengan berbagai hidangan, terutama asinan buah.
3. Punya Rasa Berlapis yang Khas
Keunikan kiamboy terletak pada sensasi rasanya yang muncul secara bertahap. Saat pertama kali menyentuh lidah, rasa asin dari proses pengawetan akan terasa lebih dulu.
Setelah itu muncul rasa masam khas buah plum, lalu diakhiri sentuhan manis yang ringan. Perpaduan inilah yang membuat kiamboy mampu memperkaya cita rasa kuah asinan.
Baca Juga: Kebiasaan yang Kelihatan Sepele tapi Bikin Keuangan Gen Z Berantakan
4. Tersedia dalam Dua Jenis
Di pasaran, kiamboy umumnya hadir dalam dua varian, yaitu merah dan putih. Kiamboy merah memiliki karakter rasa yang lebih dominan asam dan manis serta dapat memberikan semburat warna kemerahan pada kuah asinan.
Sementara itu, kiamboy putih cenderung lebih asin dengan lapisan kristal garam di bagian luar, sehingga cocok bagi penyuka kuah dengan cita rasa yang lebih gurih.
5. Tak hanya Menambah Rasa, Juga Mengandung Nutrisi
Selain berfungsi sebagai penambah cita rasa, kiamboy juga mengandung serat, antioksidan, serta asam organik yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Baca Juga: Tak Harus Mahal, Sumber Protein Ada Lebih Dekat dari yang Dibayangkan
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, plum yang diawetkan juga telah lama dimanfaatkan untuk membantu meredakan mual, mabuk perjalanan, hingga memberikan rasa nyaman pada tenggorokan.
Meski hanya menjadi pelengkap dalam semangkuk asinan, kiamboy memiliki peran yang tidak bisa dianggap sepele.
Perpaduan rasa yang unik serta manfaat yang dimilikinya membuat buah plum awetan ini tetap menjadi bagian penting dari kenikmatan asinan hingga sekarang. (Anmer Jilvandis)
Editor : Adi Pras
Sumber : Berbagai Sumber