SOLOBALAPAN.COM – Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pasar Klewer, salah satu kuliner legendaris yang wajib dicoba adalah Es Dawet Pasar Klewer. Kuliner ini telah menjadi ikon rasa khas Solo yang mampu memikat lidah generasi muda hingga orang tua.
Es Dawet di kawasan Pasar Klewer memiliki keunikan tersendiri dibandingkan es dawet di daerah lain. Hal ini terlihat dari cara penyajiannya yang menggunakan mangkuk tanah liat (gerabah) kecil, memberikan sensasi tradisional yang autentik.
Menghadirkan kombinasi lokal yang menyegarkan, Es Dawet di sini, memiliki isian yang khas. Tidak hanya sekadar minuman pelepas dahaga, namun juga pengalaman kuliner yang mengingatkan pada budaya dan tradisi Solo.
Menu utama Es Dawet Pasar Klewer menampilkan perpaduan cendol, bubur sumsum, ketan hitam, potongan nangka, dan biji selasih. Semua bahan ini disiram dengan kuah santan gurih dan sirup gula merah yang manis legit.
Menariknya, menu ini juga disertai tambahan bubur sumsum dan ketan hitam yang semakin melengkapi cita rasanya. Kombinasi ini membuat setiap sendok es dawet terasa kaya dan memanjakan lidah.
Cita rasa es dawet ini terkenal dengan keseimbangan antara gurih dan manis. Gurihnya santan berpadu manisnya sirup gula jawa, ditambah lembutnya bubur sumsum dan aroma khas nangka, menciptakan sensasi kuliner yang sulit dilupakan.
Tidak hanya soal rasa, penggunaan mangkuk tanah liat juga menjadi daya tarik tersendiri. Wadah tradisional ini mampu menjaga suhu es tetap dingin lebih lama, sehingga pengunjung bisa menikmati kesegaran es dawet secara maksimal.
Bagi wisatawan yang baru selesai berbelanja batik atau tekstil di Pasar Klewer, es dawet ini menjadi opsi kuliner pelepas dahaga yang tepat. Rasanya yang segar mampu mengembalikan energi setelah berkeliling pasar di siang hari yang terik.
Baca Juga: Sadis Pembina Ponpes di Klaten Jadi Tersangka Pencabulan Dua Anak Kandung
Harga yang terjangkau juga menjadi salah satu alasan popularitasnya. Dengan harga hanya Rp6.000 per porsi, pengunjung sudah bisa menikmati sajian lengkap yang kaya akan isian dan rasa ini.
Dalam setiap penyajiannya, es dawet ditambahkan es batu sehingga terasa menyegarkan, terutama saat siang hari ketika terik matahari mulai menyengat. Sensasi dingin dan manisnya sangat cocok untuk dinikmati sambil bersantai.
Gerobak kaki lima yang menjadi tempat mangkal Es Dawet Pasar Klewer berada tepat di area depan atau pintu masuk pasar. Lokasi strategis ini membuat wisatawan mudah menemukan dan langsung menikmati minuman legendaris ini.
Selain sebagai pelepas dahaga, es dawet ini juga menawarkan pengalaman budaya lokal. Setiap porsi es dawet yang disajikan di mangkuk gerabah menjadi pengingat tradisi kuliner Solo yang sederhana namun kaya rasa.
Pengunjung juga dapat merasakan tekstur unik dari ketan hitam dan bubur sumsum, yang berpadu lembut dengan cendol kenyal serta sirup gula merah yang kental. Kombinasi ini menjadi ciri khas yang membedakan Es Dawet Pasar Klewer dari es dawet pada umumnya.
Tidak jarang, pengunjung rela antre panjang demi menikmati kesegaran es dawet legendaris ini. Popularitasnya bahkan sudah terdengar hingga wisatawan dari luar kota Solo.
Bagi para pecinta kuliner tradisional, Es Dawet Pasar Klewer bukan sekadar minuman manis. Ia adalah simbol kelezatan lokal yang mampu menghadirkan pengalaman kuliner autentik yang tak terlupakan di tengah hiruk-pikuk pasar batik Solo.
Dengan cita rasa khas, harga terjangkau, dan keunikan penyajian tradisional, Es Dawet Pasar Klewer jelas menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Solo yang wajib dicoba oleh setiap pengunjung. (nat)
Editor : Laila Zakiya