Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Cabuk Rambak Solo, Kuliner Legendaris yang Kian Langka dan Jadi Buruan Wisatawan

Damianus Bram • Minggu, 21 September 2025 | 18:42 WIB
Cambuk Rambak Kuliner Legendaris Khas Solo di Pasar Gede.
Cambuk Rambak Kuliner Legendaris Khas Solo di Pasar Gede.

SOLOBALAPAN.COM – Kota Solo memang dikenal kaya akan kuliner tradisional yang melekat kuat dengan budaya warganya.

Namun, di tengah ramainya sajian modern, ada satu makanan khas yang kini mulai langka, yakni Cabuk Rambak.

Kuliner sederhana ini memiliki cita rasa unik. Disajikan di atas pincuk (daun pisang berbentuk mangkuk), cabuk rambak terdiri dari ketupat yang dipotong tipis, lalu disiram sambal wijen (cabuk) yang telah diulek bersama kelapa parut, bawang putih, kemiri, dan cabai. Untuk menambah sensasi kriuk, makanan ini diberi taburan karak di atasnya.

“Ciri khas cabuk rambak itu sambel wijennya. Kupat diiris halus, dicampur sambel wijen, lalu diberi taburan karak di atasnya,” ujar Ibu Yanti, pedagang cabuk rambak di kawasan Pasar Gede Solo, Minggu (21/9/2025).

Menurutnya, hidangan ini dulunya mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional maupun pinggir jalan Solo.

Cabuk rambak bahkan menjadi pilihan sarapan murah meriah masyarakat. Namun, seiring masuknya tren kuliner modern, jumlah penjual kian menyusut.

Kini, cabuk rambak lebih sulit ditemui dan hanya ada di beberapa lokasi tertentu.

Kondisi ini justru membuatnya semakin diburu wisatawan yang penasaran dengan cita rasa klasik Solo.

Bahkan, sejumlah komunitas pecinta kuliner lokal berupaya menjaga agar cabuk rambak tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya kuliner Jawa.

Lebih dari sekadar camilan, cabuk rambak menjadi simbol pentingnya melestarikan warisan kuliner tradisional di tengah gempuran makanan modern.

Rasa gurih, sederhana, namun autentik inilah yang membuatnya tetap istimewa di hati pecintanya. (mg5/dam)

Editor : Damianus Bram
#pasar gede #makanan tradisional #cabuk rambak #wisatawan #kuliner #solo